twitter


Hari ini gak banyak yang aku minta dari hati dan otakku untuk berfikir maupun menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Hanya melatih tangan untuk menulis jauh lebih rapi seperti jaman SMP dan SMA dulu, itu saja.. Hehe

Aku masih pusing karena tunggakan belanjaku yang masih sekitar 2 juta hingga bulan ini belum aku bayar akibat beberapa halangan dari toko online ku yang masih macet..
hhhhh~ beginilah nasib pengangguran..

Lewat BBHB_ku kali ini, aku hanya ingin mempromosikan daganganku saja..
Barang kali ada pengelola TAMAN BACAAN yang berminat membeli koleksi buku-buku yang masih bersegel revisi, tanpa coretan, tanpa lipatan satu lembarpun, tanpa cap alias KOLPRI (koleksi pribadi).


Mau tau apa yang aku jual? Cek these.....

=====================================
Berikut daftar Paket Barang-Barang READY STOCK di Chyput Store Collection:

1. Paket CHICKEN SOUP 4 buku Rp 400.000

2. Paket Catty Hopkins 4 buku Rp 250.000

3. Paket Nazaruddin 3 buku Rp 130.000

4. Paket 152 buku Rp 5.000.000

5. Paket Kaset Pita 64 pcs Rp 2.500.000

6. Paket Handphone Nexian G 353 + Memori 2 GB Rp 425.000

7. Paket Rok 7/8 TRISET ukuran M (isi 2 buah) Rp 650.000

8. Paket Baju Muslim Cotton XL (isi 2 buah) Rp 350.000

9. Celana Panjang Salem PS ukuran 10 Rp 500.000

10. Long Dress Black PS ukuran 10 Rp 460.000

11. Kemeja Kotak-Kotak Orange EXIT ukuran M Rp 550.000

12. Baju Muslim Dark Blue Jeans HILAL XL Rp 280.000

Bagi yang berminat silahkan SMS only ke 085694742810 atau email ke chitra.uyee@gmail.com

Harga di atas sudah FIX.

Khusus untuk Paket nomor 1,2,dan 3 jika diborong semua, harga menjadi Rp 750.000 saja.



NO CALL

NO REKBER

NO TIPU-TIPU

NO CANCEL

KOLPRI

COD (lebih diutamakan)

DELIVERY BY JNE OKE/REG
=================================

Yang pasti, aku menjual hanya untuk orang yang berdomisilir di Indonesia saja.. dan yang lebih penting lagi, serious buyer yang berdomisilir di Tangerang Selatan atau Kota, supaya lebih mudah untuk serah terima barang-barang yang telah dibeli tersebut..
Yah..
Itung-itung amal lah untuk anak piatu sepertiku..
Membantu, tepatnya..
Aku udah muak dengan timbunan buku dan koleksi pribadiku yang menumpuk seperti itu..
Itulah makanya, aku menjualnya sekaligus dalam bentuk paket-paket, bukan eceran, kecuali nomor 1 sampai 3 dan sebagian baju-baju fashion bermerek...
Semoga usahaku dilirik oleh Tuhan dan diberi pelanggan yang mau langsung bayar tanpa nyicil dan yang pasti, bersedia COD langsung ke rumahku. Terserah mau dirinya atau menyuruh supir, mungkin?
Segini dulu curhatan unek-unek Chyput hari ini..
Have a nice day, guys~~!!!! :D


Kemampuan tak kasat mata terkadang mengusikku
Gimana enggak?
Kalau aku lagi coba konsentrasi, pasti tetap mendengar "suara" yang meremehkan aau mengganggu.
Kalau lagi coba mengalihkan emosi atau stress karena apapun, khususnya kalo lagi kalah lomba, pasti aku menghambur dengan setumpuk novel yang sedikit tebal. Sekitar 600 hingga 1000 halaman per buku.

Tapi...
Suara-suara itu.. Ya, ruh-ruh tak beraga yang semuanya aku kenal secara baik. Mereka bagian terdalam dari masing-masing diri orang yang kukenal dalam hidupku. Ada yang memang dari keluarga, ada yang teman sekolah, bahkan ada pula teman FB.. waw!

Bagi yang tak tahu akan hal ini, pastilah ditanggapnya aku mengada-ada, atau bisa dibilang aku gila karena bicara sendiri *tanpa ada orang lain di hadapanku*. Hahhhhh~ Nampak seperti Alice di Twilight Saga kali ya? Tapi bedanya, lebih mirip Edward, ya, Baca fikiran.

Dalam satu detik, penguasaan hati dan fikiranku sendiri bisa saja goyah dan teralih dengan digantikan oleh ruh mereka silih berganti berbincang. Tak bisa juga aku membiarkan mereka berbincang tanpa aku terlibat. Yah. sebenarnya hal ini serupa dengan manusia biasa yang sedang berkumpul dengan 'kelompoknya' kemudian saling mengobrol. Tapi bedanya, kalau ini, aku yang 'digunakan' sebagai speaker dan mikrofon sekalian. Nafasku bersatu dengan berbagai ruh itu.

Kisahku mirip cerita novel horor ya?
Tapi yang ini memang kenyataan.
Nah, ada beberapa 'ruh' yang sangat membuat aku benci setengah hati.
Mereka adalah komplotan ruh dari keluarga bokap, mereka berfikiran sangat sempit dan cupat banget!
Sering banget melontarkan komentar bahkan sugesti buruk bin negatif yang terburuk bagi apapun yang pernah aku lakukan.
Misalnya, "Ah! Itu mah mahaaaal~~", "wah, penipu..."
apalah yang aneh-aneh...

Aku jadi benci banget banget sama kempuan ekstra dari Tuhan Allah ini.
Kalau kemampuan ini ada manfaatnya, dan justru sangat besar bagiku...
Tolonglah, TUHAN~
Biarkan aku hidup tenang dan cukup mendengar "yang baik-baik" saja.
Juga kemampuan 'membaca' fikiran yang memantul kepadaku dihilangkan..
Benar kata Bella, "Tak selamanya kemampuan membaca fikiran itu adalah baik. Karena itu sama dengan 'menguping'."
Yah~~~
Tapi bukan salahku juga, jika hingga fikiran ruh-ruh itu bisa kubaca..
hemmm~


Seutas tali terjuntai di lengan
Ada apa?
Jika ini pertanda baik,
Tentulah dia t'lah hadir
Namun bila ini buruk
Tentulah kebingaran sesak
Penuhi jiwaku

Teratai berbunga
Tapi daun melayu kering
Hey, cinta!
Itukah kau yang berlabel 'hangat'?
Aku miris dan terhenyak
Putus asa dibuatnya oleh sikapmu

Jejaring labirin hati
Semakin kutelusuri, semakin menjadi
Misteri 'ruh' tak beraga
Yang kini kau sematkan
Menyeruak dalam fikirku

Tak mungkin hanya sekadar bonggol
Bonggol cinta yang lapuk tak bertuan
Ini pastilah bonggol tunas kehidupan
Mungkinkah kini kau telah beraga?
Aku ingin menyentuhmu
Bukan..
Bukan dalam khayalanku
Bukan dalam ingatanku
Bukan pula seutas bayangmu

Aku mencibir
Mencibir diriku yang rapuh
Tanpamu, aku terlalu bungkam
Meski ragaku pun kini t'lah kosong
Kau tau?
Tak berjiwa selayaknya diriku
Kau pasti ingat,
Senyuman dan rona pipiku yang dulu
Oh Tuhan
Entahlah kini dimana ia

Hati menghangat
Jiwa mengharap
Otak berfikir
Namun mataku tak dapat menangkapmu

Kau dimana?
Itu yang terus beralun
dalam buaian tanya
Pulanglah!
Itu yang kuhaturkan
Do'a dalam do'a
Tangis dalam tangis
Hati yang kian meriuh
Beriak namun sungguh kejam

Cinta?
Haruskah lagi kurasakan?
Kecewa?
Itukah bumbu yang ampuh untukku?
Rasanya Dia sang Khalik
Masih senang bermain garam pada lukaku

Bonggol cinta
Apakah kau mendengar?
Maukah ramalkan dirinya?
Aku sungguh rindu
Namun aku hanyalah penakut

Ada apa gerangan?
Aku harap terjadi mukzizat padanya
Aku tak bisa terlalu jauh tanpa menggenggam berita
Tanyaku kian membuncah
Mencacah jiwa yang bertalu rindu
Naluri bathinku terlalu payah
Kau tau?
Aku ini bermukim dalam akarmu