twitter

Tampilkan postingan dengan label Entoni Putra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entoni Putra. Tampilkan semua postingan

16 Sepetember 2011 (18:10 WIB)

Tanpa disadari

            Manusia?
            Terkadang menakutkan, meresahkan melebihi kewajibannya kepada Tuhannya. Walau tak tahu seberapa ketakutan itu. Terkadang menimbulkan kecemasan tersendiri. Bila dicari, mungkin sering hal itu terjadi dikala usia dini maupun sekarang. Terjadi pada seorang yang ingin ataupun tidak untuk memahami arti hidup, alhasil jadi bumerang untuknya yang berpikir lemah (negative). Walau logika mengatakan tidak, tetapi hal mustahil.
            Mengapa Allah menciptakan manusia beribu karakter?
            Seperti ilalang yang tumbuh di tanaman, seperti itulah manusia kebanyakan. Tidak sedikit manusia mengambil pelajaran dari orang lain. Mengerti untuk bisa memahami apa itu sebuah kegundahan.
            Bisakah dibayangkan!


13 September 2011 (10:28 WIB)

Bukan Pertama

            Hal ini emang bukan yang pertama kurasakan perasaan ini. Tapi inilah yang kurasakan betapa penat kurasakan hidup ini. Walau setiap perbandingan dalam hidup pasti ada, pastinya ada orang lain lebih merasakan dari penat yang kurasakan. Hari ke-3 PPL di sekolah SMP Negeri 1 Kec. Binjai. Seperti hukum karma, sebab akibat.
            Mungkin Tuhan tidak akan membuat semuanya itu sia-sia belaka. Menjadi guru itu benar-benar mulia, apakah demikian? Walau dalam pengakuanku sendiri, belum yakin bakat guru itu ada padaku. Demi tekad berharap yang ada dikemauan. Di keluargaku harus ada sarjana. Waktu kerja diikuti kuliah, hal yang sulit untuk mengfokuskan pada salah satunya. Apakah yang terjadi?
            Masuk PPL, aku mulai menyadari betapa kemampuanku itu sungguh diragukan. Lihat saja, semua yang harus dikerjakan sebagai Guru Bimbingan Konseling semua samar di kepala. Apa yang sudah mulai kukuasai telah pergi tak kembali. Semua tahu, mungkin semua beranggapan itu sebuah alibi. Sungguh itu karena kemalasanku yang bernaïf untuk mengurainya menjadi semangat baru.
            Sekarnag harus mengejar semua program yang harus benar-benar ada sebagai guru BK. HARI ESOK, JADILAH SAKSI UNTUK KEBERHASILANKU!