twitter

Tampilkan postingan dengan label Nana Karlina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nana Karlina. Tampilkan semua postingan

14 September 2011
Kawan, pernahkah kalian merasa galau ketika kehabisan ide? Atau kalian merasa bagai tersendat melanjutkan kata yang telah kalian tulis? Itulah yang saya rasakan saat ini kawan. Saya kehabisan ide. Otak saya tak cukup siap menangkap ide lebih tepatnya. Akhir-akhir ini terlalu banyak hal yang saya pikirkan. Terlepas penting atau tidaknya pikiran tersebut. Tapi yang pasti, malam ini saya dapat mengambil pelajaran dari yang saya alami hari ini, bahwa orang yang hobi berleha-leha atau tak pandai menghargai waktu, maka ia akan selalu terlambat. Ah, saya tak ingin lagi menjadi pribadi yang seperti itu. Mulai sekarang saya akan komitmen melatih diri saya agar selalu berusaha untuk tepat waktu.
Apakah sekarang saya benar-benar sedang sangat galau? Mungkin! Tapi yang pasti, kesuksesan itu tidak akan menghampiri seseorang dengan perjuangan lemah. Setiap kesuksesan akan selalu menuntut kerja keras dan kesungguhan. Ah, mungkin kalian bingung membaca tulisan saya ini. Kemanakah arah pembicaraan saya ini? Saya pun bingung kawan! Beginilah mungkin kalau orang galau sedang menulis ya? Topikya abstrak, hehe ….
Tapi yang terang kawan, saat ini, pada detik ini, otak saya tak cukup siap untuk menangkap ide. Tersebab otak saya lagi ribet. Ribetnya kenapa? Itu rahasia saya kawan, hehe …. Jadi karena keribetan itu, jadi berimbas pada otak saya malam ini. Saya jadi tersendat-sendat merangkai kata. Ah, apa kalian masih bingung? Jangan bingung kawan, sebenarnya ini hanyalah ungkapan hati seseorang yang sedang curhat. Meski tak jelas benang merahnya apa? Ah, ribet ya? Saya juga merasa begitu.
  Jadi intinya, saya sedang ada proyek menulis dengan seseorang. Saya mengenalnya di dunia maya bernama facebook. Dan besok saya berjanji akan menyelesaikan proyek saya tersebut dan akan mengirimkan tulisan saya kepadanya. Dan sekarang apa yang terjadi? Saya kehabisan ide, saya kesulitan melanjutkan kata-kata saya yang telah saya ketik di Microsoft word 2007. Saya seperti kodok yang sedang tersuruk dalam lobang yang gelap. Gelap kawan! Tak ada secuil pun ide itu. Kalau pun ada, otak saya sedang kocar-kacir, tidak fokus. Jemari saya kaku. Tersendat-sendat. Kalau begitu, bagaimanakah solusinya? Saya akan tanyakan pada langit yang tak berbintang, hehe ….
Sekian dulu cerita saya hari ini kawan.
Wassalam
Nana Karlina


PADANG PASIR DADAKAN
13/09/2011
Bismillah ….
Sebenarnya aku bingung mau nulis apa? Sementara aku pengen banget bikin BBHB. Secara aku belum pernah sekalipun posting catatan BBHB-ku. Mmm … sekarang di daerahku sedang musim kemarau. Gak ada hujan. Sungai Batanghari di belakang rumahku kering, meski tak semua. Separuh lebih dari lebar sungai telah berubah menjadi pasir. Iya, udah kayak padang pasir aja tuh sungai. Tapi anehnya, kekeringan ini tidaklah menjadi kekhawatiran bagi sebagian orang. Karena sebagian dari mereka, malah menjadikan  sungai yang kering itu sebagai tempat wisata. Bila sore menjelang, banyak muda mudi main-main ke sungai. Menikmati mentari sore yang kembali ke peraduannya.
Meski sebagian sungai di sini telah kering. Tapi Alhamdulillah air ledeng di rumahku masih lancar. Jadi, tak perlu khawatir kekurangan air.
Selain sungai yang kering, udara di sini juga kurang baik. Kabut asap di mana-mana. Kebakaran hutan yang terjadi di daerah Tanjung Jabung beberapa waktu lalu, membuat udara di Jambi tercemar asap. Semua orang jadi kesulitan bernafas. Kemana-mana harus pakai masker untuk mencegah terjadinya gangguan pernafasan. Di saat-saat seperti ini hujan sangat diperlukan. Ya Allah, turunkanlah hujan ….
Sekian ceritaku hari ini ….
Maaf kalau jelek ya ....
Wassalam.
Nana Karlina