twitter

Tampilkan postingan dengan label Rahmah 'Suka Nulis' Chemist. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahmah 'Suka Nulis' Chemist. Tampilkan semua postingan

Dear Diary,

Senang rasanya melihat antusias mahasiswaku yang begitu besar dengan pelajaran yang kubawakan. Aku tak pernah menyangka bahwa akan banyak cerita lucu, indah dan juga menyedihkan bercampur di kota ini. Belum lama kemudian saya menjadi asing di kota ini, aku sudah seperti penduduk asli.
Bahkan, tidak segan-segan dari mereka mencurahkan isi hatinya kepadaku jika tertimpa masalah. Konsultan dadakan menjalari aktivitasku setiap hari.
Namun, aku tak tertekan dengan semua itu... Aku malah bersyukur bahwa setiap yang kita ucapkan adalah semangat bagi mahasiswa (i) yang kuajar...
Rabby...
Terima kasih atas segala talenta yang telah dititipkan untukku... Semoga terus berada di jalan yang baik...
Kepada mahasiswa kimia UNPAR, Palangkaraya... terima kasih untuk sebuah kepercayaan ^^
Doaku untuk sukses kalian semua...

Palangkaraya, menanti datangnya penjual nasi kuning andalan, Jum'at 7 Oktober 2011, pukul 06.05


Dear Diary,

Hari-hari yang begitu berat...
Kulalui dengan sekarung semangat dan senyum selalu
Bagiku, cobaan hanya sebatas ujian untuk penguatan jiwa
Masalah hanyalah bumbu untuk tetap tegar...

Aku kuat dan akan terus kuat seperti batang El
Akan selalu berdiri kokoh walau angin ujian terus mendera

Kesalahan-kesalahan yang terjadi ditutup dengan permintaan maaf dan merubah diri
Semoga ini tak akan terulang
Maaf pertanda berjiwa besar^^

Semangat dan terus semangat ^^

Di Kamar Kecilku, Palangkaraya, 5 Oktober 2011 at 18.06


Dear, Diary
Pagi ini aku dikejutkan dengan berita kalau salah satu praktikanku menderita perdarahan otak akibat kecelakaan tadi malam.
Sang adik, bernama Iin, terjatuh karena mencoba bertahan dari jahatnya jambret.
Namun, Iin akhirnya jatuh dengan kondisi kepala perdarahan akibat helm tidak sempurna dipakainya
Sekarang, Iin terbaring lemah... I need miracle...
Cepat sembuh, dik... Aku yakin kamu kuat...

Pelajaran yang kupetik dari musibah Iin adalah selalu waspada dimanapun berada...
Helm tetap harus menjadi prioritas bagi pengendara motor
Keluar rumah tidak dengan penampilan yang memancing akal jahat penjambret dan sejenisnya...

Palangkaraya, 2 Oktober 2011


Dear, Diary
Begitu banyak bahagia dan kejutan yang raih di September kemarin
Mulai dari
Senyuman manis profesorku yang bangga dengan caraku mengajar
Pujian sang calon Profesor yang mengatakan bahasa inggrisku excellent
Paman yang bangga karena aku bisa dipercaya dalam hal mengajar
Mahasiswa yang senang diajar denganku
Teman-teman dosen yang ramah terhadapku
Lingkungan baru yang menyemangati langkahku
Sepeda pinjaman tetangga yang menemani hari-hariku
Calon siswa privat yang sudah tidak shabar diajar denganku
Tulisan-tulisanku sudah banyak yang nembus lomba
Blogku semakin hari semakin kaya tulisan
Tubuhku yang semakin hari makin "bondeng"
Komunitas penulis yang sudah berbuat banyak untukku
Sahabat-sahabat penulis yang sudah menjadi bagian dari cerita hidupku
Ibu dan adik-adik yang selalu menanti kepulanganku
Kekasih yang entah menyayangiku atau tidak
Hingga semua bahagia dan kejutan yang datang silih berganti

Dan meski kuyakini bahwa semua itu tidak lepas dari cobaan yang bertubi datangnya

Diary, thanks for your keeping me on writing
Let me write the more happiness on October...

Palangkaraya, 1 Oktober 2011


   
Sepeda Oh Sepeda  
Dear Diary,
Hari-hari aku ditemani sepeda pinjaman tetangga
Beliau meminjamkan karena melihat aktivitasku yang begitu padat
Meskipun sebenarnya aku belum butuh, tetapi setidaknya baik untuk kesehatanku
Mengajar dengan sepeda ini sangat mengasyikkan...

Aku semakin percaya bahwa suatu saat sakitnya mengayuh sepeda akan terganti dengan bahagianya sukses...

Jangan pernah malu untuk memulai sesuatu yang beda asalkan tidak membedakan...


in Palangkaraya, 26 September 2011


Dear, Diary
Maaf karena beberapa hari tak mampu mengisi lembaranmu...
Bukan aku membencimu tetapi kesibukanku mencari makna bahagia itu sendiri menjadikanku berpikir pada satu titik...
Namun, ternyata tak selalu sama dengan yang kupikirkan...
Ry...
Apapun masalah yang menghadapi kita kemarin dan hari ini dan mungkin juga besok, aku tidak akan berhenti untuk tersenyum...
Sebab senyum adalah kekuatanku dan juga semangatku untuk tidak layu pada sebuah masalah...
Masalah selalu ada dan akan selalu ada...
Semua harus disikapi dengan lembut dan juga tersenyum...

Dan kalian yang membaca ini, tersenyumlah sebab senyummu lebih indah dibanding sapa mentari dibalik awan...

at Office, 27 September 2011, Palangkaraya


Dear Diary,
Aku tahu bahwa sakitnya ditinggal menikah sebanyak dua kali dalam hidup adalah sakit yang amat.
Namun, aku percaya bahwa suatu saat sakit itu akan menuai "tenunan bahagia" yang hanya dapat digapai pada hati yang selalu shabar...
Jika hari ini aku bersedih, esok pasti aku tertawa
Jika hari ini aku ditinggalkan, esok pasti aku yang meninggalkan
Maka kusimpulkan segala bentuk raga dan hati selalu tersenyum pada masalah...

Aku ada karena masalah
Dan tak akan ada masalah yang berat karena adanya diriku

At my little room, Palangkaraya, 10:39 am, 18 September 2011


Dear Diary,
H-2 waktuku mempersiapkan diri untuk mengikuti pelatihan Penulisan Proposal di Balikpapan yang diselenggarakan oleh HKI dan CRDF.
Ada rasa gembira karena ada kota baru yang akan kunikmati keindahannya.
Namun sedikit terusik dengan H-7 pernikahannya.
Aku sadar bahwa aku bukan manusia sempurna hingga aku akhirnya tak terpilih...
Namun, ketidakterpilihnya aku menjadi pertanda bahwa Allah masih sayang padaku.
Cobaan ini semakin memaksa roda gerigi hatiku semakin tegar untuk berputar...

H-2 dan H-7
Sesuatu yang mungkin akan memberikan sebuah renungan hidup baru
Cinta dan Kenyataan tidak selamanya berjalan dalam satu rel kehidupan...

Saat setelah menikmati nikmatnya shubuh dengan bersepeda di Palangkaraya, 18 September 2011


Dear Diary,
Sejenak aku tertegun melihat semua yang terjadi dalam hidupku
Tahun lalu, 2010...
Sepetember, aku kehilangan 3 orang anggota keluarga dalam jarak yang tidak jauh
Oktober, aku kehilangan sosok penyemangat hidupku sejak masih dalam kandungan
Kini, 2011...
Aku kehilangan sosok yang katanya mencintaiku dan akan menikahiku tetapi akhirnya akan menikahi adik kelasku sendiri (yang notabene adalah keluargaku sendiri)
Apa yang kurasakan???
Sedih namun bahagia sebab semua berjalan sesuai kehendakNya
Aku juga akan mengemas kesedihanku dengan berjuang dengan nasibku di Palangkaraya
Suatu saat aku akan mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik
Sedih namun harus tetap semangat
Hati memang dirundung duka, namun semangat tak boleh tertunda


Palangkaraya, saat undangan pernikahanmu kubaca di Facebook, 15 September 2011


Dear Diary,
Hari ini adalah hari kedua aku memasuki dunia mengajar di kampus.
Ternyata aku salah jadwal
Aku tak tahu kalau jadwalnya adalah mata kuliah Anorganik I, eh aku siapnya mata kuliah Bahasa Inggris III.
Asli deh saya jadi kikuk namun segera kunetralisir dengan candaan yang membuat mereka segar diawal perkuliahan...
Intinya, segala sesuatu akan bisa diatasi dengan kepala dingin dan hati yang tenang.
Selalu ada jalan untuk menangani setiap masalah meski harus tertatih-tatih dalam melakukan setiap kegiatan yang menguras rasa dan asa...

Palangkaraya, 13 September 2011


Dear Diary,
Aku tidak menyangka akan sesesak ini dadaku menghadapi masyarakat baru.
Awalnya saya sangat bahagia sebab semua ramah dengan diriku
Aku juga tak pernah tahu betapa diriku sulit mengungkapkan semuanya disini
Aku percaya pada pandangan pertama, namun entah mengapa kecewa diakhirnya
Aku tak terbiasa dengan ini tetapi harus berusaha untuk terbiasa

Jika pagi ini aku menangis, sore ini aku harus tertawa
Jika hari ini aku kecewa, esok hari harus bahagia

Palangkaraya, 12 September 2011


Sabtu, 10 Spetember 2011
BBHB - Lelah Hati

4 hari lagi adalah hari pernikahan sahabatku bersama adik mayaku (Ahmad Syam & Nita Maulia)
Aku hanya bisa berdoa dari jauh untuk mereka, sebab pekerjaanku di Palangkaraya masih sangat menyita waktu untuk bepergian ke Makassar, tepatnya Maros.

Hari ini benar-benar melelahkan dan juga menyakitkan kepala...
Pekerjaan numpuk tetapi semua harus diatasi sendiri
Lagi-lagi sendiri


Jum'at, 9 September 2011
BBHB-Kesal dengan Wifi

Dear, Diary
Sejak tadi sore, saya mengeluhkan keadaan wifi yang lemot sangat hingga buat tak bersemangat.
BBHB jadinya baru diupdate...
Namun, ada manfaat dibalik lemotnya wifi... aku jadi bisa menambah panjang tadarusanku sambil menunggu wifi ga lemot lagi...
Selalu ada jalan untuk mengartikan kondisi dan situasi...
Berharap terus bisa memperbaiki diri


Dear Diary...
Entah mengapa rasa rinduku menjadi sebuah kebimbangan...
Apakah karena jarak??? Ataukah hanya sebuah cobaan hati???
Hari ini benar-benar menguras energi untuk beradu argumen dengan hati...
Tetapi, arisanku naik membuat raga tak begitu lelah dengan buku baru yang kubeli...
Berharap hati tak lagi berdebat rasa...


Rabu, 7 September 2011

Hari ini tepat setahun kakek pergi meninggalkan dunia dan segala kenikmatan yang ada pada dunia. Kepergian kakek menyisakan wacana luka yang tak semua orang mampu memahaminya. Aku sebagai cucu pertama dan sempat beberapa waktu menjadi orang terdekatnya harus belajar mengikhlaskannya.

Kepergian kakek tak sekedar menyisakan ruang luka, namun hamburan makna hidup yang pernah diceritakannya padaku semakin membuat aku mampu kuat berpijak seperti sekarang.

Sayang sekali, kakek tak mampu bertahan lama dengan sakitnya yang menjelang 3 tahun dijalaninya dan sayang sekali pula kakek tak sempat membaca karya-karyaku yang ternyata berangsur-angsur sudah menjadi lirikan para penulis hebat di dunia maya.

Selalu ada doa untukmu, kek... Aku akan tetap menjadi cucu terindahmu, cucu yang selalu mengirim doa untukmu dalam tiap sujudku...