twitter


Tengah malem buta aku malah keinget sama dia. Tapi sayang, aku gak berani buat mendekat. Hahaha... cemen banget ya aku? So, aku mulai ngebuka-buka buku khusus kumpulan lagu favorit aku yang bisa melukiskan diri dia..
Ngutak-ngatik 4shared, ketemu juga MP3 nya..
Yaaa, berhubung MP4 jadul aku udah ilang dicolong waktu lulus SMA..
Padahal gak tau aja tuh maling, ane boleh nyicil tuh, goceng-goceng per hari.. ckckck
Yo wis lah~ mo di apain lagi? Yang sudah pergi biarkanlah pergi... *eeeeh jadi lagunya Wayang.. Hehe :p


Mau tau, lagu apa aja yang Chyput nyanyiin tengah malem buta begini?
So pasti, air mata kangen selalu menghiasi.. *haaaallaaaah laganya~ hahaha :D


Ya!
Ini dia rekapan lagu yang terngiang dibenakku hingga aku hendak terlelap sebentar lagi..
cek it doooot.................


=============================


Emil - Sesaat Kau Hadir (memory with Vicco)








Engkau datang
Ketika aku jatuh bangun
Dan jatuh
Dalam langkah menyusuri
Kehidupanku yang kelam
Dan hampir-hampir ku tak dapat melangkah lagi
Reff:
Bersama bayanganmu kasih
Seakan-akan kuterjaga dari mimpi-mimpi
Dari kehidupan yang semu
Dan melenakanku
Membuatku terlupa akan segala-galanya
Dirimu hadir
Bagaikan sinar menerangi jalanku
Kau tunjukkan arah lainnya
Yang kini harus ku tempuh
Agar diriku tak sesal lagi seperti dulu
Back to Reff
#
Hari ini hari ini
Aku mencoba berdiri dan melangkah lagi
Bila esok mentari pagi kan bersinar lagi
Aku kan menuju cita-cita yang pasti
Back to Reff, #
Cita-cita yang pasti

Seventeen - Menemukanmu (memory with Bells)
Separuh langkahku saat ini
Berjalan tanpa terhenti
Hidupku bagaikan keringnya dunia
Tandus tak ada cinta
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Hatiku mencari cinta ini
Sampai ku temukan yang sejati
Walau sampai letih ku kan mencarinya
Seorang yang ku cinta

Reff:
Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama tuk selamanya
(kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku)

Repeat reff
Sampai akhir sang waktu kita bersama tuk selamanya


Kerispatih - Hanya Kamu Yang Bisa (memory with 9)


Tiada pernah aku merasakan lagi
Indahnya mawar merah
Menghiasi taman hati
Bahkan sejuk air
Membahasi relung jiwa
Seakan semua sirna dari hidupku
Mungkin aku memang terlalu memilih
Pada siapa pintu hati ini kubuka
Tapi kamu wanita !!
Yang tak pernah kuduga…
Mengetuk dinding hati
Yang lama tak terjamah

Reff:
Hanya kamu yang bisa
M embuat aku mengakui ketulusan cinta
Hanya kamu yang bisa
Menenggelamkan kejemuan dan rasa hampa
Cuma kamu yang bisa (2x) 



Flanella - Bila Engkau (memory with Ian)



Saat indah dalam hidupku
Saat aku bertemu denganmu
Kau anugrah yang tercipta
Begitu nyata

Kau tercantik dalam hatiku
Walaupun orang tak berkata begitu
Ku ingin kau disampingku
Selamanya…



Bila engkau menerima cintaku
Ku akan setia kepadamu
Karna dirimu yang selama ini
Kucari…



Bila engkau menerima cintaku
Aku akan slalu jujur untukmu
Karna dirimu yang selama ini
Dihati



Kata cinta yang kumiliki
Ingin memberi semua yang terbaik
Berharap ku tak berlebih
Dihatimu..



Kau tercantik dalam hatiku
Walaupun orang tak berkata begitu
Ku ingin kau disampingku
Selamanya…



Bila engkau menerima cintaku
Ku akan setia kepadamu
Karna dirimu yang selama ini
Kucari…



Bila engkau menerima cintaku
Aku akan slalu jujur untukmu
Karna dirimu yang selama ini
Dihati



[ Interlude ]
Bila engkau menerima cintaku
Ku akan setia kepadamu
Karna dirimu yang selama ini
Kucari…



Dan.. bila engkau menerima cintaku
Aku akan slalu jujur untukmu
Karna dirimu yang selama ini…







Samsons - Kenangan Terindah (memory with 11 solo accoustic at 8.4 _ 230206)




Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang tlah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku




Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun
Aku mampu tuk mengenangmu



Darimu
Kutemukan hidupku
Bagiku
Kau lah cinta sejati

Yea ohh


Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupku
Yang tlah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

Ohh




Ungu - Cinta Dalam Hati (memory with Ara by keyboard at X.9 _ 220308)


mungkin ini memang jalan takdirkumengagumi tanpa di cintaitak mengapa bagiku asal kau pun bahagiadalam hidupmu, dalam hidupmu
telah lama kupendam perasaan itumenunggu hatimu menyambut dirikutak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
bahagia untukku, bahagia untukku
reff:ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimumeski ku tunggu hingga ujung waktukudan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanyadan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini sajatuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanyadan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja


Lama sudah aku tak lagi merasakan "jatuh cinta". Astaga~ hal sepele yang sangat rumit, jelas!
Ada dua cinta yang gak pernah sedikitpun berkurang.. Mereka adalh dua cowo terbaik yang pernah dan bahkan masih mampu memikat cintaku pada mereka. Sebut saja 11 dan 9..

Cinta yang mulai sejak SMP, yang satu karena sekelas, yang satu karena sesama Olimpiade Matematika mewakili sekolah.

Jejak-jejak kenangan tentang mereka sangat kuat hingga tahun lalu. Meski mereka semua sudah punya pasangan masing-masing~

Ajaibnya, ruh mereka sendiri justru berkelana dalam keseharianku dan bahkan mengobrol dneganku. Wah, kalau aku buat kisahku ini jadi cerita horor, mungkin seru kali ya? Hahaha..

Kemampuan aku berbincang dengan berbagai ruh tak beraga tidak membuatku takut. Malah agak gembira, karena ruh mereka justru lebih baik dan sangat lembut dibanding manusianya.. Lucu, ya?

Nafanya, sifatnya, fikirannya, perasaannya, dan segalanya benar-benar nyata mereka masing-masing. Tapi bagaikan tanaman tumpangan, ragaku yang mereka diami. Tapi penglihatan mata hatiku bisa melihat raga mereka dan ekspresi mereka kalau giliran aku yang bersuara. Tapi bagai berkepribadian rangkap seperti molekul-moleku kimia, kami seolah menyatu menjadi gugusan senyawa kompleks yang tak terpisahkan..

Selain mereka berdua, terkadang orang-orang yang lebih baru namun pernah menghinggaoi hidupku pun ikut berperan menjadi suporter pelengkap mereka berdua. Bahkan boneka beruangku, si Berry (lihat deh fotonya) sering juga loh ikut bersuara~ padahal aku sendiri tak pernah punya kenalan suara anak kecil. Tapi tiba-tiba saja benda-benda matipun bisa bersuara tanpa kurencanakan.



sebenarnya aku sudah kapok untuk jatuh cinta.. alih-alih bermain dengan adik-adik tiriku, aku lebih sering bersama Berry layaknya Ibu dengan anaknya..
Berbincang banyak hal bahkan narsist bareng kayak yang di atas itu tuh... :D

Kalau ku ibaratkan~
Ehm...
Hatiku itu bagai tempat gedebong cinta..
Penuh air mata dan duka dalam perjuangan meraihnya.. sayangnya, aku selalu saja seolah tak oleh benar-benar memiliki "dia" yang ku cinta..

Bertahun-tahun berlalu, tapi ternyata sang cupid masih juga bermain api dengan cintaku.. huuuuhhhmmmm~
Dengan uang yang sangat minim, aku bisa juga bersekolah..
Meski online, aku beruntung bisa masuk WR.. ^____^
Dibuka dengan adanya sedikit salah faham antara kata "usul" dengan caraku menyampaikannya, jadilah ada perdebatan kecil dengan beberapa warga angkatanku.. tapi semua sudah beres.. *syukurlah*

Lama-lama, aku mulai bisa bergabung meski tetap saja tidak seakrab yang lain.. hemm~ ternyata, ada yang berhasil nyantolin kail umpan di hatiku. Sayangnya, dia sudah punya pacar.. Hehe..
Jadilah aku hanya mengaguminya saja dari kedekatan layar LCD tentang dirinya..
Aku belum punya nama inisial buat dia.. yah, namanya juga aku belum pernah ketemu..
Orangnya lucu menurutku, meski dia narsist tapi gak pernah dibuat-buat.. selalu tampi dengan apa adanya sikap dan sifat dia yang memang lucu! Haha..
Entah apa yang kufikirkan sebenarnya, tapi aku sempat bermimpi kalau dia 'nembak' aku di telfon. Latarnya sih rumah, tapi ga tau di mana.
He said that, "I really love you, ci". But I don't know, what It's mean to be in this life..
Toh, kenyataannya dia udah punya pacar, kan? Gak mungkin itu terjadi..
Tapi sebatas pengetahuanku, kalau orang mimpi trus kebangun sekitar jam setengah 3 sampai setengah 4, percaya gak percaya, sih.. biasanya mimpinya itu bakal terjadi, jadi nyata, maksudnya..
Yah, entahlah.
Biarkan Tuhan saja yang menjawab nanti di waktu terbaiknya~---Tangerang Selatan, 13 May 2012 20:32 WIB


Labirin Hati
*Chyput


Sepercik rindu yang t'lah lalu
Sematkan hati yang layu
Sesampai dia di terik nan haru
Semangatku hidup menjemput tersedu


Labirin hati yang kian terpatri
Laksana hati yang kian mengisi
Lafadzkan cinta yang tiada henti
Luntahan jiwa melalap meniti


Cinta, apakah ini yang tengah kurasa?
Cemarkan fikir, risaukan asa?
Cacian kalbu kian terasa
Ceraikan hati yang jadi nelangsa


Takut aku pada cinta
Tak hanya menanti yang kian menjemukan
Telaah kata yang sering terucap
Tanduskan hasrat yang lama terpendam


Jikalau kamu labirin hati
Janganlah engkau mengikis risi
Jejak langkahmu kian ku ikuti
Jemari manis masih megitari

============================


Semarak rasa hati tak keruan melabrak. Entahlah, kenangan tentang dirinya masih terbayang. Meski hati terlalu sayang, namun aku tak boleh egois. Dia, si pengagum cintaku. Dia, yang selalu mencintaku. Apa yang kuingin selalu dia penuhi, namun pasti kutolaknya ia.

Aku tak mau munafik. Hal itu semuanya memang yang kubutuh. Tapi bukan dengan cara dibelikan. Aku ingin memiliki dengan usahaku. Misalkan dari honor serabutanku. Atau mungkin ada mukzizat kemenangan meski itu hal yang kecil sekalipun. Nominal sekecil apapun, namun jika hasil sendiri, rasanya sangat bangga. Terlebih lagi bagi aku yang berlatar serba ada waktu kecilnya.

Cobaan hidup dengan perceraian orang tua yang bertubi tubi... kehilangan mama yang selama ini membesarkanku. ditinggal oleh orang2 paling berarti dalam hidupku. dicoba pula dengan kekalahan bertubi-tubi dalam berbagai ajang kepenulisan yang kuikuti... Yah, meski pada akhirnya, kulampiaskan juga kekesalanku yang sebenarnya adalah rasa kecewa yang teramat sangat, tapi kelak mereka akan mengerti, mengapa aku sampai begitu terpukulnya menanggung itu semua. Ketika mereka lah yang berada di posisiku, entah hal buruk apa yang mungkin jauh lebih dahsyat mereka lakukan sebagai pelampiasan.

Mungkin memang banyak, penulis yang juga pemenang yang justru terpacu semakin dalam untuk lebih giat lagi dalam berjuang. Sayang, aku belum pada tahapan itu. Tuhan selalu memanjaknku dengan gelimangan prestasi selama aku sekolah 15 tahun.. Aku tak pernah sedikitpun dituntut oleh keluarga untuk menjadi yang paling unggul atau istilah halusnya "dominan". Tapi tuntutan diri sendirilah yang selalu membuatku tak bisa berpuas diri jika hasil akhir yang kuraih bukan nilai sempurna.

Katakanlah nilai maksimal 90. Sementara aku hanya meraih 87. Aku pasti berlaku bak peri rumah di kisah Harry Potter yang sedang melakukan kesalahan. Ya, menghukum diriku sendiri. Berbagai cara yang sangat egois bin kejam sebenarnya. Karena yang ku tahu, kita harus mencintai diri sendiri sebelum orang lain. Sayang, kepribadianku yang langka ini memang lain dari yang lain.

Labirin hati yang ada pada jiwaku semakin menjadi. Ketika emosi membuncah akibat hal-hal kecil namun sangat mengganggu. Semak belukar berakar kuat serabut sangat dahsyat menggenggam hatiku untuk menarik diri dan menjauh. Tapi ketika "ruh" ceria sedang menghinggapi, aku tak bisa menahan diri untuk ikut berceloteh dengan siapa saja yang bisa kuajak bicara.

Pendiam?
Penyendiri?
Pemarah?
Egois?
Tak pandai bersyukur?

Itukah yang Tuhan CAP pada diriku? Oh entahlah~ yang jelas, itu adalah penilaian mama padaku.
Yah, aku hanya berharap, mama di surga sana sekarang tidak lagi kesakitan, tidak lagi kekurangan, tidak lagi harus mengorbankan hatinya demi aku ataupun orang lain..
Dan bagi "dia" yang pernah menyakiti aku bahkan dengan "ilmu" magisnya, biarkan Tuhan yang membalasnya~...
Yang penting, kini aku sudah mulai sehat.. setelah 2 tahun kemarin mengalami sakit yang tak sewajarnya..
Semoga Tuhan memberkatiku dan melindungi aku dari "gangguan" itu lagi atau semacamnya. AMIN.--- dari sudut notebook  yang baru saja berdamai, Tangerang Selatan 13/05/12