twitter



17 September 2011

KETAKHADIRANKU

Tak ada yang special, yang ada hanyalah hari-hari berselimutkan sepi. Ya…malam minggu tetap seperti biasa, kulewati malam bertemankan komputer sembari tugas sebagai operator warnet. Menyenangkan? Kata orang sih iya tetapi bagiku tak selamanya sebab hal itu terkadang menjemukan. Terlebih saat ini, saat sebuah undangan menyapaku, aku terpaksa tak menghadirinya. Sebab abangku juga pergi kondangan bersama istrinya. Di tempat yang sama sih, sebab yang menjalani resepsi tersebut adalah temannya semasa Aliyah yang merupakan kakak kelasku. Sehingga kami mendapat undangan yang sama. Tapi hanya abangku yang menghadirinya dan anehnya aku lupa titip kado atau sekedar titip salam padanya. Ah…maafkan aku Kak yang tak menghadiri hari istimewa dan hari bersejarah dalam hidupmu. Hanya do’a yang dapat kukirimkan semoga kau mampu membina keluarga hingga menjadi keluarga yang SAMARA (Sakinah Mawaddah wa Rahma) Amin.


BBHB_Yully Riswati

17 September 2011
Teman Sejati

Ruh, tadi siang aku kaget banget. Salah satu teman yang pernah menanyakan sesuatu padaku tentang Jilbab meneleponku. Hanya untuk bilang terima kasih. Dan mulai hari ini dia meniatkan diri untuk berjilbab. Subhanallah…. Aku terharu, Ruh…

Kenapa aku sampai segitunya, Ruh? Secara kan temanku itu seorang yang menganut tipe liberal. Bahkan bukan rahasia lagi kalau dia sering berdebat dengan banyak orang tentang agama dan ilmu pasti sekali pun. Dia salah satu temanku yang ku akui memang pintar dan luas pengetahuannya. Selain latar belakang pendidikannya yang tinggi juga memang dasarnya temanku itu berjiwa aktivis, kritis.

Kami sempat berdiskusi sebentar, Ruh. Tapi meskipun sebentar, sempat membicarakan banyak hal. Yang pasti bukan obrolan gossip. Kami bertukar pendapat dan argumentasi tentang agama dan pengetahuan. Asyik banget. Secara kami omongannya nyambung banget, Ruh. Dan sikap, sifat kami tak jauh beda. Sama-sama penganut paham chuek is the best.

Kesimpulan dari diskusi kami sampai pada arti teman sejati, Ruh. Teman sejati itu bukan hanya yang membenarkan dan menyetujui semua pemikiran dan perbuatan kita. Tapi teman sejati itu yang bisa mengingatkan dan menguatkan. Bahkan musuh kita pun bisa jadi dialah teman sejati kita, Ruh.

Aku ingin menjadi teman sejati yang berarti bagi teman-temanku, Ruh…

Ruang ungu Hatiku
23:30Pm


17 September 2011

Hari ini jadwal menjenguk kakak ipar ke rumah sakit tidak jadi. Karena beliau sudah pulang ke rumah Alhamdulillah. Beliau berjuang demi sang buah hati. Mengalami pendaharan pasca melahirkan. Sempat tranfusi darah. Dua kali masuk rumah sakit. Yang pertama aku sempat menjenguknya dan yang kedua kalinya tidak sempat. Ibu, sungguh besar pengorbananmu. Teringat langsung sama ibu sendiri. Apakah kelak aku bisa setegar beliau. Wanita adalah makhluk terhebat di dunia mengalahkan super hero manapun.
Jadwal menjenguk diganti menemani Ibu menghadiri undangan walimahan anak tetangga. Akhir-akhir ini aku sering menghadiri undangan. Paling sering pergi bareng dengan para sahabat. Inilah nasib jomblo selalu beramai-ramai. Selalu kunikmati pergi bersama mereka. Menikmati setiap pertemuan. Mumpung sebelum mereka diboyong suami masing-masing.

Pulang dari undangan, aku kegerahan karena cuaca terik. Bantal dan guling menyapaku dengan lembut. Alunan musik dari laptop membuat badan menjadi ringan. Kantuk tak terelakkan. Akhirnya aku terbuai nyaman.

Malam ini sambil menjadi host EDOS di balai desa WR bersama Mbak Anung, aku menorehkan kisahku di BBHB. Sekalian sambil chating sama seseorang yang buat geregetan. Geregetan akan sikapnya yang aneh bin puyeng.

Aku juga lagi menggali ruang hatiku mencari kata-kata terindah yang akan kurangkai menjadi puisi untuk kado di hari spesial salah satu sahabatku. Tepatnya besok, 18 september 2011. Bulan September, ada tiga sahabat karibku yang berulang tahun. Tanggal 4 kemaren, besok dan 22 nanti. Mereka takkan tergantikan dengan apapun. Apapun yang pernah kami rasakan, suka dan duka menjadi sesuatu yang istimewa dalam hidupku.
My little Room_10:04 Am