twitter


15 September 2011

Siang ini matahari memancarkan teriknya. Mungkin sang Raja sedang murka, hingga bumi terasa panas. Sepanas suasana hatiku.
Entahlah, aku tak tahu alasannya mengapa aku menjadi seperti ini. Padahal beberapa jam yang lalu aku masih biasa-biasa saja. Aku menjadi seseorang yang tak pede detik ini.
Yah, ini gara-gara uangku. Uangku raib begitu saja. Dan teman-temanku mengatakan bahwa aku ceroboh. Okeh, aku mengaku jika aku ceroboh. Namun aku tak butuh nasihat mereka. Seharusnya mereka menghiburku bukan menasihatiku. Hingga tanpa sadar aku berkata yang bukan-bukan yang membuat diriku sendiri ketakutan.


BERCERAI itu (sepertinya)  MUDAH !!
(Bukittinggi, 15 September 2011)

"La, gue udah gak kuat. Gue pengen cerai aja"
"Coba lo jadi gue. Lo pasti minta cerai.."
"Gue rasa ini yang terbaik. Dia udah selingkuhin gue"
"Istriku pergi gitu aja. So, what can I do?"
"Dia mukul gua hampir tiap hari. dan itu bisa di mana aja, kapan aja. Gilla, dia ga mikir apa ada anaknya di situ"
"Pernikahan kami tu ga sebaik yang orang liat di luar"
bla..bla bla...

Pertama, aku bukan konsultan perkawinan legal.
Kedua, aku belum menikah,
dan yang ketiga, aku ga tahu apa-apa soal pernikahan yang sebenernya.

fiuhh.. entah dapet kekuatan dari mana aku setelah dengar begitu banyak curhat orang-orang sekitar mengenai perkawinan mereka. Yang aku tahu dari 10 pasangan yang udah menikah, 6 diantaranya berakhir dengan perceraian. MasyaAllah. Aku mulai berpikir segampang itukah?

Satu hal yang bisa aku simpulkan di sini adalah :Menikahlah dengan memperbaiki niat!! Jika niat kita benar lillahita'ala, insyaAllah cobaan segimana pun bisa terlewati atas pertolonganNya. Ya Allah, ini benar-benar tamparan hebat tentang realita hidup yang harus ku lihat.

Untuk yang belum menikah, bertafakkur lah dan cari tahu semua ttg pernikahan.
Untuk yang udah nikah, bertafakkur lah untuk menjalani kehidupan sebaik-baiknya,
Untuk yang selesai nikah a.k.a cerai, bertafakkur lah dan perbaiki hidup sesegera mungkin.

Sekarang dengan liat infotainment di tipi, saya mulai berpikir..
"Apa 'JANDA' lagi tren ya?????"

Astagfirullooh


Bogor, Kamis 15 September 2011
RQ, lantai atas
11:39 WIB
Bismillah…

Liqo’ Maftuhah- Edisi Balapan Cinta

            Malam yang syahdu…haha, setelah sekian lama kami pun berkumpul dalam agenda Liqo’ Maftuhah (pertemuan terbuka) semacam rapat bulanan untuk evaluasi program di RQ. Liqo’ kali ini sungguh special, walau ada beberapa orang yang tidak hadir karena alasan yang insya Allah syar’i liqo’ berjalan dengan penuh tawa.

            Program akan berjalan mulai besok pagi. Untuk jadwal tahsin dan talaqi mulai dari pukul 20.30-22.00 WIB. Peraturan barunya selama satu setengah jam itu HP wajib dinonaktifkan, laptop tidak boleh dihidupkan. Haha… saya melihat beberapa reaksi dari teman-teman, ada yang terkejut ada pula yang biasa-biasa saja. Tapi untuk kebaikan kenapa harus menolak? Itu semua agar kami para santri bisa berkonsentrasi dengan baik.

            Apa yang berbeda pada liqo’ kali ini? Malam ini penuh dengan kejutan. Yang paling seru saat Ustadzah mengumumkan tentang program “mempersaudarakan”. Masih ingatkan ketika Rosulullah SAW mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshor? Persaudaraan seperti itulah yang menjadi teladan. Ustadzah membagikan kertas untuk diambil oleh masing-masing santri sehingga santri yang mendapatkan nomor yang sama akan menjadi pasangan saudara. Haha, lucu juga…ruangan penuh dengan gemuruh tawa.

            Program persaudaraan akan berlangsung selama 3 minggu. Dimana selama 3 minggu tersebut wajib mengenal secara detail saudaranya, lalu jika sholat berjama’ah harus berdiri berdampingan, meluangkan waktu makan bersama saudaranya, lalu menyisihkan waktu untuk jalan-jalan bersama, tilawah bareng dan lain sebagainya. Dimana tujuan program ini agar para santri saling mencintai sesama saudaranya. Nice programkan…? Hihihi.

Hadist riwayat Al-Bazaar dengan sanad hasan dari Abdullah bin Amr, ia berkata: Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang mencintai seseorang karena Allah, kemudian seseorang yang dicintainya itu berkata, “Aku juga mencintaimu karena Allah.” Maka keduanya akan masuk surga. Orang yang lebih besar cintanya akan lebih tinggi derajatnya daripada yang lainnya. Ia akan digabungkan dengan orang-orang yang mencintai karena Allah.”

Sekian dulu cerita hari ini. Semoga hari esok lebih baik….
Hikmah hari ini:
Saling mencintailah karena Allah, hidup akan indah. :)