twitter


hhhhh~~~
kalo inget krisis menang desain cover yang menimpa Om Dompet, kini giliran aku yang kalah..
udah 13 cover dan 8 diantaranya disukai si penulis, tapi setelah aku setor di akhir april lalu, aku baru ngeh tadi bahwa penulis itu minta ukuran yang lebih besar.
dan ternyata oh ternyata, sudah ada pemenangnya, katanya.
sedih banget deh gak jadi menang~
padahal lagi butuh banget duit~
huhuhuhu...
kerjaan apa lagi ya?
kalo blogging sih memang kesukaanku *bila ada waktu*
tapi yang menghasilkan uang~~~~?
hhhhh~~~~~
harus menunggu mu'zizat Tuhan Allah aja kali ya supaya menang?
Apa kek gitu yang pokok'e menghasilkan uang..
Jualan juga masih baru-baru ini mulainya, jadi wajar kalo belum ada peminat..
Hmmmm~
Entah hari apa di bulan Mei yang sudah mau berakhir ini, semoga saja aku dapat uang...
Terserah deh!
Gratis kek!
Hadiah lomba, kek!
Laku dagangan, kek!
Atau bahkan kerja part time, juga ga apa..
Yang penting 5 juta aja deh aku dapetin..

13 vs 1..
Waw!
Lain kali aku harus lebih siap kalo ada yang ngadain event bikin cover buku!
Mau liat seperti apa saja yang aku buat?
Cekidot~~~
















Hari ini gak banyak yang aku minta dari hati dan otakku untuk berfikir maupun menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Hanya melatih tangan untuk menulis jauh lebih rapi seperti jaman SMP dan SMA dulu, itu saja.. Hehe

Aku masih pusing karena tunggakan belanjaku yang masih sekitar 2 juta hingga bulan ini belum aku bayar akibat beberapa halangan dari toko online ku yang masih macet..
hhhhh~ beginilah nasib pengangguran..

Lewat BBHB_ku kali ini, aku hanya ingin mempromosikan daganganku saja..
Barang kali ada pengelola TAMAN BACAAN yang berminat membeli koleksi buku-buku yang masih bersegel revisi, tanpa coretan, tanpa lipatan satu lembarpun, tanpa cap alias KOLPRI (koleksi pribadi).


Mau tau apa yang aku jual? Cek these.....

=====================================
Berikut daftar Paket Barang-Barang READY STOCK di Chyput Store Collection:

1. Paket CHICKEN SOUP 4 buku Rp 400.000

2. Paket Catty Hopkins 4 buku Rp 250.000

3. Paket Nazaruddin 3 buku Rp 130.000

4. Paket 152 buku Rp 5.000.000

5. Paket Kaset Pita 64 pcs Rp 2.500.000

6. Paket Handphone Nexian G 353 + Memori 2 GB Rp 425.000

7. Paket Rok 7/8 TRISET ukuran M (isi 2 buah) Rp 650.000

8. Paket Baju Muslim Cotton XL (isi 2 buah) Rp 350.000

9. Celana Panjang Salem PS ukuran 10 Rp 500.000

10. Long Dress Black PS ukuran 10 Rp 460.000

11. Kemeja Kotak-Kotak Orange EXIT ukuran M Rp 550.000

12. Baju Muslim Dark Blue Jeans HILAL XL Rp 280.000

Bagi yang berminat silahkan SMS only ke 085694742810 atau email ke chitra.uyee@gmail.com

Harga di atas sudah FIX.

Khusus untuk Paket nomor 1,2,dan 3 jika diborong semua, harga menjadi Rp 750.000 saja.



NO CALL

NO REKBER

NO TIPU-TIPU

NO CANCEL

KOLPRI

COD (lebih diutamakan)

DELIVERY BY JNE OKE/REG
=================================

Yang pasti, aku menjual hanya untuk orang yang berdomisilir di Indonesia saja.. dan yang lebih penting lagi, serious buyer yang berdomisilir di Tangerang Selatan atau Kota, supaya lebih mudah untuk serah terima barang-barang yang telah dibeli tersebut..
Yah..
Itung-itung amal lah untuk anak piatu sepertiku..
Membantu, tepatnya..
Aku udah muak dengan timbunan buku dan koleksi pribadiku yang menumpuk seperti itu..
Itulah makanya, aku menjualnya sekaligus dalam bentuk paket-paket, bukan eceran, kecuali nomor 1 sampai 3 dan sebagian baju-baju fashion bermerek...
Semoga usahaku dilirik oleh Tuhan dan diberi pelanggan yang mau langsung bayar tanpa nyicil dan yang pasti, bersedia COD langsung ke rumahku. Terserah mau dirinya atau menyuruh supir, mungkin?
Segini dulu curhatan unek-unek Chyput hari ini..
Have a nice day, guys~~!!!! :D


Kemampuan tak kasat mata terkadang mengusikku
Gimana enggak?
Kalau aku lagi coba konsentrasi, pasti tetap mendengar "suara" yang meremehkan aau mengganggu.
Kalau lagi coba mengalihkan emosi atau stress karena apapun, khususnya kalo lagi kalah lomba, pasti aku menghambur dengan setumpuk novel yang sedikit tebal. Sekitar 600 hingga 1000 halaman per buku.

Tapi...
Suara-suara itu.. Ya, ruh-ruh tak beraga yang semuanya aku kenal secara baik. Mereka bagian terdalam dari masing-masing diri orang yang kukenal dalam hidupku. Ada yang memang dari keluarga, ada yang teman sekolah, bahkan ada pula teman FB.. waw!

Bagi yang tak tahu akan hal ini, pastilah ditanggapnya aku mengada-ada, atau bisa dibilang aku gila karena bicara sendiri *tanpa ada orang lain di hadapanku*. Hahhhhh~ Nampak seperti Alice di Twilight Saga kali ya? Tapi bedanya, lebih mirip Edward, ya, Baca fikiran.

Dalam satu detik, penguasaan hati dan fikiranku sendiri bisa saja goyah dan teralih dengan digantikan oleh ruh mereka silih berganti berbincang. Tak bisa juga aku membiarkan mereka berbincang tanpa aku terlibat. Yah. sebenarnya hal ini serupa dengan manusia biasa yang sedang berkumpul dengan 'kelompoknya' kemudian saling mengobrol. Tapi bedanya, kalau ini, aku yang 'digunakan' sebagai speaker dan mikrofon sekalian. Nafasku bersatu dengan berbagai ruh itu.

Kisahku mirip cerita novel horor ya?
Tapi yang ini memang kenyataan.
Nah, ada beberapa 'ruh' yang sangat membuat aku benci setengah hati.
Mereka adalah komplotan ruh dari keluarga bokap, mereka berfikiran sangat sempit dan cupat banget!
Sering banget melontarkan komentar bahkan sugesti buruk bin negatif yang terburuk bagi apapun yang pernah aku lakukan.
Misalnya, "Ah! Itu mah mahaaaal~~", "wah, penipu..."
apalah yang aneh-aneh...

Aku jadi benci banget banget sama kempuan ekstra dari Tuhan Allah ini.
Kalau kemampuan ini ada manfaatnya, dan justru sangat besar bagiku...
Tolonglah, TUHAN~
Biarkan aku hidup tenang dan cukup mendengar "yang baik-baik" saja.
Juga kemampuan 'membaca' fikiran yang memantul kepadaku dihilangkan..
Benar kata Bella, "Tak selamanya kemampuan membaca fikiran itu adalah baik. Karena itu sama dengan 'menguping'."
Yah~~~
Tapi bukan salahku juga, jika hingga fikiran ruh-ruh itu bisa kubaca..
hemmm~


Seutas tali terjuntai di lengan
Ada apa?
Jika ini pertanda baik,
Tentulah dia t'lah hadir
Namun bila ini buruk
Tentulah kebingaran sesak
Penuhi jiwaku

Teratai berbunga
Tapi daun melayu kering
Hey, cinta!
Itukah kau yang berlabel 'hangat'?
Aku miris dan terhenyak
Putus asa dibuatnya oleh sikapmu

Jejaring labirin hati
Semakin kutelusuri, semakin menjadi
Misteri 'ruh' tak beraga
Yang kini kau sematkan
Menyeruak dalam fikirku

Tak mungkin hanya sekadar bonggol
Bonggol cinta yang lapuk tak bertuan
Ini pastilah bonggol tunas kehidupan
Mungkinkah kini kau telah beraga?
Aku ingin menyentuhmu
Bukan..
Bukan dalam khayalanku
Bukan dalam ingatanku
Bukan pula seutas bayangmu

Aku mencibir
Mencibir diriku yang rapuh
Tanpamu, aku terlalu bungkam
Meski ragaku pun kini t'lah kosong
Kau tau?
Tak berjiwa selayaknya diriku
Kau pasti ingat,
Senyuman dan rona pipiku yang dulu
Oh Tuhan
Entahlah kini dimana ia

Hati menghangat
Jiwa mengharap
Otak berfikir
Namun mataku tak dapat menangkapmu

Kau dimana?
Itu yang terus beralun
dalam buaian tanya
Pulanglah!
Itu yang kuhaturkan
Do'a dalam do'a
Tangis dalam tangis
Hati yang kian meriuh
Beriak namun sungguh kejam

Cinta?
Haruskah lagi kurasakan?
Kecewa?
Itukah bumbu yang ampuh untukku?
Rasanya Dia sang Khalik
Masih senang bermain garam pada lukaku

Bonggol cinta
Apakah kau mendengar?
Maukah ramalkan dirinya?
Aku sungguh rindu
Namun aku hanyalah penakut

Ada apa gerangan?
Aku harap terjadi mukzizat padanya
Aku tak bisa terlalu jauh tanpa menggenggam berita
Tanyaku kian membuncah
Mencacah jiwa yang bertalu rindu
Naluri bathinku terlalu payah
Kau tau?
Aku ini bermukim dalam akarmu


sebelumnya mau minta maaf nih ama my patner mimin admin, soalnya posting sendiri padahal belum jatahku... :D
pengen curhat, tapi plissss jangan di ketawain... tapi pasti kalian semua bakal ketawa baca curhatku, atau kalian bakal mencibir, nyukurin, ngejek, ngehina atau apalah... terus aku harus gimana? malu? marah? sedih? ragu-ragu? ahh...sudahlah...
gini ceritanya teman-teman, semoga ini bisa jadi pelajaran berarti, terutama buat aku pribadi...

naskah cerpen udah rampung, udah di edit, udah siap kirim. Tadinya rencana mau kirim ke tabloid wanita dewasa n*va, karna sasaran pembaca cerpennya memang wanita dewasa.
entah apa yang aku pikirkan saat itu, ujug-ujug cerpen tersebut aku kirim ke tabloid remaja islami. Yaaa emprrooonnggg..... aku berdo'a semoga cerpenku masuk ke folder spam dan nggak sempet di baca ma redaksi tabloid remaja islami tersebut.... maluuuu, soalnya itu cerita tentang rumah tanggaaaa..... >.< nggak nyambuuunng,.....

yah,...begitulah...keteledoran seorang Nana...
pesan buat diri sendiri, "lain kali kalo mau ngirim naskah, kenali dgn baik media yang di tuju, teliti, teliti dan teliti..... "

ahhh...begitulah....ya sudahlah...udah teranjur kekirim juga...... :(


Uninga The Corrs, kaingetan waktos jamanna SD baheula..
Eh.. ujukan we, hoyongan ngalatiheun listening test.
Jiiiaaah, kacau amburadul waktos nyalaraskeun lirik nu dititahkeun kana kertas jeung 'suara' vocal sindenna..
wadaw! lantaran njelimet pisan, abdi teh mutuskeun nge-bet lirik asli ke Om Google..
Ah, untung we aya di ditu..

Ealah..
ternyata eh ternyata.. lirik yang kutulis salah 4 baris :/

errrrr

what a stupid person! huhuhuhu

moso denger lagu aja ra iso nulis liriknya..
walah walah..
bagai gak pernah sekolah aja yo? hihi..
tapi karena itu, justru aku sekarang jadi ketagihan buat listening test by favorite songs~ :D

Aku pengen seperti sahabatku yang dari kecil udah sering banget ditugasin ke ASEAN bahkan untuk lomba Bahasa Inggris..

Aku yang ada keturunan Jerman+Belanda+China, seharusnya membudidayakan bahasa Inggris dan bahasa keluarga~ nah, itu sebabnya, aku berlatih acak-acakan dengan ragam bahasa campur aduk meski grammarnya masih sedikit parah... heheheehe :p


"menghabiskan waktu, duduk berdua denganmu~ bercerita tentang, hidupku, dan hidupmu~"

nyanyian Ungu yang satu ini merupakan kenangan masa SMP yang meriah.. hahaha.. 11! Kangen sama makhluk narsis yang satu itu. Hebat banget, cowok seperti dia kok bisa sampe bikin gue jatuh cinta? Padahal gue sangat susah deket sama orang meskipun cowok banyak yang berbaur sama gue. Hemm.. Emang dasarnya aja kali ya gue aneh?

Satu-satunya cowok yang gue mau deketin ya cuma si 11 ini.. Yang lain sih~ yah, sama seperti kebanyakan, cuma karena kesempurnaan gue di Matematika, makanya mereka deket2 supaya bisa nyontek. Selebihnya? NOTHING..

Ketika aku merasa diri ini memang sempurna, meski bukan secara fisik yang kata orang "sempurna itu pasti CANTIK", menurutku, kesempurnaanku adalah bakat-bakat terpendamku yang tetap kugali meski otodidak. Ya, itulah kemenangan sejatinya diri. Ketika kau mampu menganalisis spesifikasi problem dari ketakutanmu, kamu sudah bisa dibilang proses berlomba dengan ketakutan itu sendiri. Karena, hal yang paling HARUS ditakuti adalah ketakutan itu sendiri kan?

Namun, seperti latar belakang Bella di Twilight, kisah cintaku sama sekali nol. Akupun jadi mudah jauh dan retak dengan si 11, cinta pertamaku. Dia orang yang sangat easy going dan supel. Sering ngumpul sama genk manapun, jago basket, Bahasa Inggris dan semua bahasa yang dipelajarin di sekolah. Biologi dan Geografinya juga MANTAP. Yah, dari situ aku tahu, kesempurnaanku ini BERBATAS. Yah~ hanya hitung2an dan seni serta komputer saja.. Hahaha. Padahal BAHASA juga penting.. Entah lah.. emang dableg ya dableg aja kali ya? Meski "dableg" dalam kategori aku, sih, bukan umum.. Hehehe :p

Kesempurnaan yang berbatas..
Begitulah kurangkum BBHB ku kali ini.
Hal berbeda dengan hikmah yang sama kualami dalam hubungan percintaan yang sangat amat MONOTON bersama Radhitya, sebut saja Vicco. Aku yang terlalu mencintai pasangan jika memang sudah berstatus, menjadi jauh lebih membosankan ternyata begi dirinya. Aku terlalu setia, sementara dia selalu selingkuh. Sebenarnya justru saling melengkapi, ya?
Cintaku memang terlalu sempurna, ternyata. Terlalu utuh.
Jadi lain kali, aku harus PELIT membagi cintaku untuk cowok apalagi pria. Karena, ketika aku condong untuk mereka, aku kehilangan diriku, fikiranku terbagi "harus mikirin tentang dia" dan sebagainya.
Aku yang terbiasa jadi anak semata wayang, sebelum akhirnya mama meninggal dan aku harus tinggal dengan papa kandung yang sudah lama menikah lagi dan punya anak, nah, aku tuh udah biasa jadi anak semata wayang dan serba ada.
Kesempurnaan Ibu yang tak berbatas di mataku, namun ketika au harus menjadi seorang kakak, sungguh, kesempurnaan hidupku MINUS! :'(

Yah, lagi-lagi Kesempurnaan yang berbatas.
Berbatas keadaan, berbatas perhatian, berbatas cinta, berbatas materi, berbatas perhatian, berbatas makanan, berbatas prestasi, berbatas pekerjaan, dan sebagainya, bahkan berbatas patah hati.

Sebagai pelipur lara, cintaku pada Evanescence MUNCUL KEMBALI! Yeayyyy!!! :D
Semalaman, notebook pijaman ini tidak kumatikan. Kubiarkan halaman Blog CHSP ini aku hidupkan dan mendengarkan PLAYLISTnya hingga tertidur..
Efek Gothic Metalnya menenangkan diriku lagi :)
Thank,God..


Keseharian yang biasanya diwarnai dengan halaman Microsoft Word milik "My Husband" Bill Gates, *ngareeeeep*
sekarang kamarku pindah ke blogger~

Lalalalala~ :D

Aku terbiasa mencorat-coret buku diary dengan segala tulisan cakar ayamku namun terasa goresannya hingga ke hati *haaaaah~ lebaaay

Semenjak bartugas jadi Admin BBHB di blog CHSP, mendampingi Om Dompet. Aku dan Nana yang masih baru, sementara ini punya tugas masing-masing di dalam kepengurusan BLOG.
Chyput : Posting BBHB
Nana : Listing links blog warga WR trus input di blog..

pesen dari Kang Mas Om Dompet siii, nanti yang lagi tugas boleh ganti-ganti lagu blog atau bahkan bikin playlist.

Aku yang orangnya emang doyan banget sama lagu, hari ini, tadi, pas bangun tepatnya, langsung nguprekin blog CHSP dengan segelintir kecil list lagu2 dengan gaya Playlist "autostart". lagi beruntung kayaknya nemuin link itu. Hahaha...
Soalnya kalau pakai web gratis, semuanya kode "embed" doang.. jadi orang harus klik "play" secara manual.. Maklum, aku gak pernah belajar blogging secara khusus, hanya "sekedar iseng" aja selama ini. Makanya, untuk nyantumin banner2 yang agak aneh harus ke Om Google dulu.. Bertemulah dengan Dewi Fortuna MP3 ini..

Hasil akhirnya?
Aku demam Blogger!
Bagaikan Blogger ngidam, dikit2 langsung input lagu lagi.. lagi.. lagi.. *agak ribet karena harus nyari link lagunya satu2 di youtube~*

Ternyata, selain ngidam NANAS, aku juga NGIDAM MP3..

ASTAGA~ :D

---------------
Tapi dengan adanya aku disini, semoga saja hasil kerjaku memuaskan. Hehehe..
Soalnya aku masih anak baru. Jadi agak gak enak kalau ubah apa2 tanpa izin admin terdahulu.
Cuma nya aku sedang lost contact sama Kang Mas..
Jadi biar suprise aja ya Kak, Chyput bubuhin lagu2 pop disini~ ^_______^


Bogor, 14 Mei 2012

Bismillahirrahmaanirrahim......

Awalnya aku update sesuatu di facebook. Terus lihat ke kolom komunitas yang aku ikutin. Eeeh... udah lama ga update juga di kolom nya WR. Ada berita apa yah?

Bukannya apa sih mengikuti komunitas penulis WR dalam facebook. Pengen aja terus latihan menulis dan terus terinspirasi untuk semangat menulis. Karena menulis adalah sebuah proses. Ya gag teman-teman?

Akhirnya nemu ini nih... Salah satu postingan dari mba siapa gitu. Katanya siapa yang buku hariannya mau di publish gitu di blog. Masuk ke dalam kolom CHSP. Awalnya bingung artinya apa yah??? Ternyata eh ternyata artinya dahsyat banget.... Catatan Harian Sang Pemenang!!!

Waaah.... makin semangat deh sayah. Hehe. Semoga ini adalah bagian langkah awal saya untuk terus dan terus menulis. Insya Allah, amin!

Terima kasih telah banyak menginspirasi yaaa......(^^)


Seems like to be freak
Seems like to be lonely
Seems like to be struggling
Seems like to be broken heart
Seems like to be fascinated
Seems like to be proudly present
Seems like to be greedy
Seems like to be amazaing in your life

Hoooaaaahhhm....
It's being bored for me
I'm so desperately in love
I only hope that
I could be in love with you forever
Is the way
I really wonder how to make you LOVING me
Huhuhuu

Like a book which has an ISBN
Love in my soul must be have an ISLN
Hahahaha
"You're so freaky"
May be Its your mind to me
But my heart so broken
Confused to be love you

YOU
You are my only one NOW
But
You're gone
Never gonna call you anymore
I really frustrated without you
But
It's a BIG chance that
It will be makes me SUPER to
HIGH UP to THE TOP OF THE WORLD

ISLN
Yeah..
International Serial Love Number
It's mean to be your forever
Beside you, I'm big happy
But
Without you or at least your message
Oh.....
You'll never know, may be
It so HARD, baby~



Menangis kembali, dan parahnya di dalam hati.. haha
cengeng sekali diriku..?

Ono opo toh?

Begini, aku kemarin dulu sempat ikut lomba puisi bertema rindu.. mulainya Februari lalu.. Penjurian baru diumumkan tadi.. HOOOAAAAAHHHH *baru bangun langsung ditodong pengumuman

Hasilnya?
Gagal maning, gagal maning. :D
Mungkin di luar aku bisa tertawa, tapi anehnya di dalam sangat hampa melihat pengumuman itu~

Meski orang selalu bilang "nikmati prosesnya, kalah ataupun menang itu urusan Tuhan"
waaah tapi nyatanya? toh aku tetap sedih?
Kecewa juga sebenarnya, karena selama sekolah, aku melulu yang unggul kalau puisi untuk Mading.. Ternyata fikiranku sempit. Ajang kompetisi online seperti ini lebih sulit dari yang kukira..

Mungkin aku bisa selalu unggul di sekolah, tapi untuk terlalu bergengsi, apa memang Tuhan belum izinkan ya? Atau karena aku menganggap ini "lomba" bukan "tugas"?
Wah, bisa jadi begitu..
*introspeksi dan segera merenung di pojokan with Berry~*

------------------------------

Aku tadi nyoba SMS dia, tapi sepertinya memang sudah tak boleh menghubungi lagi.
Ehmm~ nomornya failure "gagal" kirim.
Kangen deh sama dia, tapi gak mungkin juga aku maksa Tuhan buat kasih dia untuk aku.. Hahaha *ngimpi yeeee*
Sesempurna apapun koala memanjat, pasti tangannya akan tergores..
Seumpama kelak dia tahu kalau aku "kagum" sama dia, bahkan berbuah "cinta", semoga dia tak menjauh dariku. Amin.


aku mau ganti lagu dulu ya~~ yang harmoni ku back up disini~~


<br />
<center><a href="http://fullmusik.co.cc/" target="_blank"><img border="0" src="http://fullmusik.org/guci.gif" /><br /><img border="0" src="http://fullmusik.org/music.gif" /><br /><embed align="CENTER" autostart="true" height="0" loop="true" src="http://www.hugedrive.com/published/WG/show.php?q=RlVMTE1VU0lL-c6ba9def&amp;mode=preview&amp;file=Ng==" width="0"></embed><br />Gratisan Musik</a></center>





aku mengenal dikau tlah cukup lama separuh usiaku namun begitu banyak pelajaran yang aku terima kau membuatku mengerti hidup ini kita terlahir bagai selembar kertas putih tinggal ku lukis dengan tinta pesan damai dan terwujud harmoni segala kebaikan takkan terhapus oleh kepahitan ku lapangkan resah jiwa karna ku percaya kan berujung indah harmoni, harmoni, harmoni


Tengah malem buta aku malah keinget sama dia. Tapi sayang, aku gak berani buat mendekat. Hahaha... cemen banget ya aku? So, aku mulai ngebuka-buka buku khusus kumpulan lagu favorit aku yang bisa melukiskan diri dia..
Ngutak-ngatik 4shared, ketemu juga MP3 nya..
Yaaa, berhubung MP4 jadul aku udah ilang dicolong waktu lulus SMA..
Padahal gak tau aja tuh maling, ane boleh nyicil tuh, goceng-goceng per hari.. ckckck
Yo wis lah~ mo di apain lagi? Yang sudah pergi biarkanlah pergi... *eeeeh jadi lagunya Wayang.. Hehe :p


Mau tau, lagu apa aja yang Chyput nyanyiin tengah malem buta begini?
So pasti, air mata kangen selalu menghiasi.. *haaaallaaaah laganya~ hahaha :D


Ya!
Ini dia rekapan lagu yang terngiang dibenakku hingga aku hendak terlelap sebentar lagi..
cek it doooot.................


=============================


Emil - Sesaat Kau Hadir (memory with Vicco)








Engkau datang
Ketika aku jatuh bangun
Dan jatuh
Dalam langkah menyusuri
Kehidupanku yang kelam
Dan hampir-hampir ku tak dapat melangkah lagi
Reff:
Bersama bayanganmu kasih
Seakan-akan kuterjaga dari mimpi-mimpi
Dari kehidupan yang semu
Dan melenakanku
Membuatku terlupa akan segala-galanya
Dirimu hadir
Bagaikan sinar menerangi jalanku
Kau tunjukkan arah lainnya
Yang kini harus ku tempuh
Agar diriku tak sesal lagi seperti dulu
Back to Reff
#
Hari ini hari ini
Aku mencoba berdiri dan melangkah lagi
Bila esok mentari pagi kan bersinar lagi
Aku kan menuju cita-cita yang pasti
Back to Reff, #
Cita-cita yang pasti

Seventeen - Menemukanmu (memory with Bells)
Separuh langkahku saat ini
Berjalan tanpa terhenti
Hidupku bagaikan keringnya dunia
Tandus tak ada cinta
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Hatiku mencari cinta ini
Sampai ku temukan yang sejati
Walau sampai letih ku kan mencarinya
Seorang yang ku cinta

Reff:
Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama tuk selamanya
(kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku)

Repeat reff
Sampai akhir sang waktu kita bersama tuk selamanya


Kerispatih - Hanya Kamu Yang Bisa (memory with 9)


Tiada pernah aku merasakan lagi
Indahnya mawar merah
Menghiasi taman hati
Bahkan sejuk air
Membahasi relung jiwa
Seakan semua sirna dari hidupku
Mungkin aku memang terlalu memilih
Pada siapa pintu hati ini kubuka
Tapi kamu wanita !!
Yang tak pernah kuduga…
Mengetuk dinding hati
Yang lama tak terjamah

Reff:
Hanya kamu yang bisa
M embuat aku mengakui ketulusan cinta
Hanya kamu yang bisa
Menenggelamkan kejemuan dan rasa hampa
Cuma kamu yang bisa (2x) 



Flanella - Bila Engkau (memory with Ian)



Saat indah dalam hidupku
Saat aku bertemu denganmu
Kau anugrah yang tercipta
Begitu nyata

Kau tercantik dalam hatiku
Walaupun orang tak berkata begitu
Ku ingin kau disampingku
Selamanya…



Bila engkau menerima cintaku
Ku akan setia kepadamu
Karna dirimu yang selama ini
Kucari…



Bila engkau menerima cintaku
Aku akan slalu jujur untukmu
Karna dirimu yang selama ini
Dihati



Kata cinta yang kumiliki
Ingin memberi semua yang terbaik
Berharap ku tak berlebih
Dihatimu..



Kau tercantik dalam hatiku
Walaupun orang tak berkata begitu
Ku ingin kau disampingku
Selamanya…



Bila engkau menerima cintaku
Ku akan setia kepadamu
Karna dirimu yang selama ini
Kucari…



Bila engkau menerima cintaku
Aku akan slalu jujur untukmu
Karna dirimu yang selama ini
Dihati



[ Interlude ]
Bila engkau menerima cintaku
Ku akan setia kepadamu
Karna dirimu yang selama ini
Kucari…



Dan.. bila engkau menerima cintaku
Aku akan slalu jujur untukmu
Karna dirimu yang selama ini…







Samsons - Kenangan Terindah (memory with 11 solo accoustic at 8.4 _ 230206)




Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang tlah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku




Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun
Aku mampu tuk mengenangmu



Darimu
Kutemukan hidupku
Bagiku
Kau lah cinta sejati

Yea ohh


Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupku
Yang tlah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

Ohh




Ungu - Cinta Dalam Hati (memory with Ara by keyboard at X.9 _ 220308)


mungkin ini memang jalan takdirkumengagumi tanpa di cintaitak mengapa bagiku asal kau pun bahagiadalam hidupmu, dalam hidupmu
telah lama kupendam perasaan itumenunggu hatimu menyambut dirikutak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
bahagia untukku, bahagia untukku
reff:ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimumeski ku tunggu hingga ujung waktukudan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanyadan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini sajatuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanyadan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja


Lama sudah aku tak lagi merasakan "jatuh cinta". Astaga~ hal sepele yang sangat rumit, jelas!
Ada dua cinta yang gak pernah sedikitpun berkurang.. Mereka adalh dua cowo terbaik yang pernah dan bahkan masih mampu memikat cintaku pada mereka. Sebut saja 11 dan 9..

Cinta yang mulai sejak SMP, yang satu karena sekelas, yang satu karena sesama Olimpiade Matematika mewakili sekolah.

Jejak-jejak kenangan tentang mereka sangat kuat hingga tahun lalu. Meski mereka semua sudah punya pasangan masing-masing~

Ajaibnya, ruh mereka sendiri justru berkelana dalam keseharianku dan bahkan mengobrol dneganku. Wah, kalau aku buat kisahku ini jadi cerita horor, mungkin seru kali ya? Hahaha..

Kemampuan aku berbincang dengan berbagai ruh tak beraga tidak membuatku takut. Malah agak gembira, karena ruh mereka justru lebih baik dan sangat lembut dibanding manusianya.. Lucu, ya?

Nafanya, sifatnya, fikirannya, perasaannya, dan segalanya benar-benar nyata mereka masing-masing. Tapi bagaikan tanaman tumpangan, ragaku yang mereka diami. Tapi penglihatan mata hatiku bisa melihat raga mereka dan ekspresi mereka kalau giliran aku yang bersuara. Tapi bagai berkepribadian rangkap seperti molekul-moleku kimia, kami seolah menyatu menjadi gugusan senyawa kompleks yang tak terpisahkan..

Selain mereka berdua, terkadang orang-orang yang lebih baru namun pernah menghinggaoi hidupku pun ikut berperan menjadi suporter pelengkap mereka berdua. Bahkan boneka beruangku, si Berry (lihat deh fotonya) sering juga loh ikut bersuara~ padahal aku sendiri tak pernah punya kenalan suara anak kecil. Tapi tiba-tiba saja benda-benda matipun bisa bersuara tanpa kurencanakan.



sebenarnya aku sudah kapok untuk jatuh cinta.. alih-alih bermain dengan adik-adik tiriku, aku lebih sering bersama Berry layaknya Ibu dengan anaknya..
Berbincang banyak hal bahkan narsist bareng kayak yang di atas itu tuh... :D

Kalau ku ibaratkan~
Ehm...
Hatiku itu bagai tempat gedebong cinta..
Penuh air mata dan duka dalam perjuangan meraihnya.. sayangnya, aku selalu saja seolah tak oleh benar-benar memiliki "dia" yang ku cinta..

Bertahun-tahun berlalu, tapi ternyata sang cupid masih juga bermain api dengan cintaku.. huuuuhhhmmmm~
Dengan uang yang sangat minim, aku bisa juga bersekolah..
Meski online, aku beruntung bisa masuk WR.. ^____^
Dibuka dengan adanya sedikit salah faham antara kata "usul" dengan caraku menyampaikannya, jadilah ada perdebatan kecil dengan beberapa warga angkatanku.. tapi semua sudah beres.. *syukurlah*

Lama-lama, aku mulai bisa bergabung meski tetap saja tidak seakrab yang lain.. hemm~ ternyata, ada yang berhasil nyantolin kail umpan di hatiku. Sayangnya, dia sudah punya pacar.. Hehe..
Jadilah aku hanya mengaguminya saja dari kedekatan layar LCD tentang dirinya..
Aku belum punya nama inisial buat dia.. yah, namanya juga aku belum pernah ketemu..
Orangnya lucu menurutku, meski dia narsist tapi gak pernah dibuat-buat.. selalu tampi dengan apa adanya sikap dan sifat dia yang memang lucu! Haha..
Entah apa yang kufikirkan sebenarnya, tapi aku sempat bermimpi kalau dia 'nembak' aku di telfon. Latarnya sih rumah, tapi ga tau di mana.
He said that, "I really love you, ci". But I don't know, what It's mean to be in this life..
Toh, kenyataannya dia udah punya pacar, kan? Gak mungkin itu terjadi..
Tapi sebatas pengetahuanku, kalau orang mimpi trus kebangun sekitar jam setengah 3 sampai setengah 4, percaya gak percaya, sih.. biasanya mimpinya itu bakal terjadi, jadi nyata, maksudnya..
Yah, entahlah.
Biarkan Tuhan saja yang menjawab nanti di waktu terbaiknya~---Tangerang Selatan, 13 May 2012 20:32 WIB


Labirin Hati
*Chyput


Sepercik rindu yang t'lah lalu
Sematkan hati yang layu
Sesampai dia di terik nan haru
Semangatku hidup menjemput tersedu


Labirin hati yang kian terpatri
Laksana hati yang kian mengisi
Lafadzkan cinta yang tiada henti
Luntahan jiwa melalap meniti


Cinta, apakah ini yang tengah kurasa?
Cemarkan fikir, risaukan asa?
Cacian kalbu kian terasa
Ceraikan hati yang jadi nelangsa


Takut aku pada cinta
Tak hanya menanti yang kian menjemukan
Telaah kata yang sering terucap
Tanduskan hasrat yang lama terpendam


Jikalau kamu labirin hati
Janganlah engkau mengikis risi
Jejak langkahmu kian ku ikuti
Jemari manis masih megitari

============================


Semarak rasa hati tak keruan melabrak. Entahlah, kenangan tentang dirinya masih terbayang. Meski hati terlalu sayang, namun aku tak boleh egois. Dia, si pengagum cintaku. Dia, yang selalu mencintaku. Apa yang kuingin selalu dia penuhi, namun pasti kutolaknya ia.

Aku tak mau munafik. Hal itu semuanya memang yang kubutuh. Tapi bukan dengan cara dibelikan. Aku ingin memiliki dengan usahaku. Misalkan dari honor serabutanku. Atau mungkin ada mukzizat kemenangan meski itu hal yang kecil sekalipun. Nominal sekecil apapun, namun jika hasil sendiri, rasanya sangat bangga. Terlebih lagi bagi aku yang berlatar serba ada waktu kecilnya.

Cobaan hidup dengan perceraian orang tua yang bertubi tubi... kehilangan mama yang selama ini membesarkanku. ditinggal oleh orang2 paling berarti dalam hidupku. dicoba pula dengan kekalahan bertubi-tubi dalam berbagai ajang kepenulisan yang kuikuti... Yah, meski pada akhirnya, kulampiaskan juga kekesalanku yang sebenarnya adalah rasa kecewa yang teramat sangat, tapi kelak mereka akan mengerti, mengapa aku sampai begitu terpukulnya menanggung itu semua. Ketika mereka lah yang berada di posisiku, entah hal buruk apa yang mungkin jauh lebih dahsyat mereka lakukan sebagai pelampiasan.

Mungkin memang banyak, penulis yang juga pemenang yang justru terpacu semakin dalam untuk lebih giat lagi dalam berjuang. Sayang, aku belum pada tahapan itu. Tuhan selalu memanjaknku dengan gelimangan prestasi selama aku sekolah 15 tahun.. Aku tak pernah sedikitpun dituntut oleh keluarga untuk menjadi yang paling unggul atau istilah halusnya "dominan". Tapi tuntutan diri sendirilah yang selalu membuatku tak bisa berpuas diri jika hasil akhir yang kuraih bukan nilai sempurna.

Katakanlah nilai maksimal 90. Sementara aku hanya meraih 87. Aku pasti berlaku bak peri rumah di kisah Harry Potter yang sedang melakukan kesalahan. Ya, menghukum diriku sendiri. Berbagai cara yang sangat egois bin kejam sebenarnya. Karena yang ku tahu, kita harus mencintai diri sendiri sebelum orang lain. Sayang, kepribadianku yang langka ini memang lain dari yang lain.

Labirin hati yang ada pada jiwaku semakin menjadi. Ketika emosi membuncah akibat hal-hal kecil namun sangat mengganggu. Semak belukar berakar kuat serabut sangat dahsyat menggenggam hatiku untuk menarik diri dan menjauh. Tapi ketika "ruh" ceria sedang menghinggapi, aku tak bisa menahan diri untuk ikut berceloteh dengan siapa saja yang bisa kuajak bicara.

Pendiam?
Penyendiri?
Pemarah?
Egois?
Tak pandai bersyukur?

Itukah yang Tuhan CAP pada diriku? Oh entahlah~ yang jelas, itu adalah penilaian mama padaku.
Yah, aku hanya berharap, mama di surga sana sekarang tidak lagi kesakitan, tidak lagi kekurangan, tidak lagi harus mengorbankan hatinya demi aku ataupun orang lain..
Dan bagi "dia" yang pernah menyakiti aku bahkan dengan "ilmu" magisnya, biarkan Tuhan yang membalasnya~...
Yang penting, kini aku sudah mulai sehat.. setelah 2 tahun kemarin mengalami sakit yang tak sewajarnya..
Semoga Tuhan memberkatiku dan melindungi aku dari "gangguan" itu lagi atau semacamnya. AMIN.--- dari sudut notebook  yang baru saja berdamai, Tangerang Selatan 13/05/12


KETIKA SESUATU TERTANGGALKAN

Oleh : Maya Noorwidia Ulaeni

4 April 2012

Bingung banget, skenario film belum beres… toloooooooooooooooooooooooooooooooooooooooong ..
Teruntuk Pak Yus :
Pak, mohon maaf  untuk penulisan skenario film belum bisa dirampungkan pecan ini. kesibukan yang sangat menyita waktu, menjadi alasan utama. Entah harus berkata apa, sebenarnya saya ingin sekali memiliki waktu luang dan santai, kesibukan di semester ini sangat berbeda jauh dari semester sebelumnya, tugas kuliah semakin menumpuk, ditambah lagi pekerjaan di tempat saya mengajar. Dilengkapi dengan kesibukan di rumah mengelola usaha kecil-kecilan. namun jujur saja, dari pertama saya mendapat tugas menulis skenario film, saya sama sekali tidak tahu bagaimana cara menulis naskah skenario propesianal, saya juga tidak tahu harus mulai dari mana dulu saya menulis. Namun dengan bekal usana, niat dan tekad, saya sharing dengan seorang penulis skenario, saya bertanya perihal skenario film, namun ternyata diskusi panjang pun tak cukup membuat saya paham dan mengerti, saya mulai melakukan blog walking untuk mencari informasi seputar dunia penulisan skenario fil, namun itu pun belum membuat saya paham bagaimana cara menulis skenario, hingga saya berdiskusi dengan penulis skenario FTV , dan beliau menawarkan buku cara menulis skenario professional.. dan dari sanalah saya belajar, hingga tahap demit ahap saya berjuang untuk mengerti dan lebih mengerti,   Apa daya, manusia tak memiliki dimensi robotik, sehingga ada saja sesuatu hal yang tertanggalkan, kalau saja saya boleh memaparkan alasan yang sesungguhnya, itulah alasan mengapa tugas skenario belum tuntas.
 Mohon maaf kepada dosen favorit saya (Yus Rusmana), 
terimakasih-Maya Noor


HARU KU PADA GURU!
Oleh: Maya Noorwidia Ulaeni
 28 Januari 2012 – sore
Helaan nafasku sore ini sangat indah tertata dalam rongga :) Lembayung senja pun seakan mengecupkan ciuman hangatnya di keningku dan memberitahu bahwa sekarang suDah jam 16.00 :) Jingga kemerahan itu memang setia, selalu menantangku untuk menyunggingkan senyuman hangat dari bibirku. Jam di akhir pekan ini memang terasa hangat meraja bahagia, mungkin karena UAS semester 5 ku rampung juga di hujung pekan ini :) Rasa lelah hari ini seakan tergantikan, dengan melihat wajah guru favoritku [----Pak Yus----], itu panggilan akrabku padanya [-----Yus Rusmana-----]. hari ini beliau mengumpulkan para penulis novellete yang terjaring untuk penerbitan buku. Kabar yang indah, novelleteku yang berjudul "Jebak Ilalang" tersaring didalamnya. Rasa syukur yang menyeruak membahana membuat hujung senjaku terasa tenang dan menang [alhamdulillah]. namun ku redam rasa bahagiaku di depan teman-teman kala itu, hanya ucapan alhamdulillah dan senyuman mesra bersahabat yang ku ukir kala itu [padahal, aku ingin sekali berteriak dan tertawa girang atas apresiasi yang ku terima dari perjuanganku menulis novellete kala itu,hehe]. Dengan hati yang sadar, Aku jadi teringat pepatah ayahku dulu, "Jadikanlah dirimu dan ilmumu seperti padi yang berjuang tumbuh dan memberikan hasil pada semua orang tanpa pernah menengadahkan batangnya (sekalipun ia disanjung dan dipuji oleh semua orang). 
Jujur, saat itu aku terpukau atas apa yang dipesankan oleh ayahku, teladan, renungan, dan cerminan adalah beliau yang selalu ku sayang (papa). Sekarang aku duduk di jurusan Sastra indonesia, wacana yang diamanatkan oleh ayahku seperti feature yang tertulis rapi dalam nadi-nadi setiap penullis, kalau kita ingat pribahasa >> Berilmulah seperti padi yang semakin berisi semakin merunduk. Sampai saat ini, aku terus mengingat dan menerapkan pribahasa itu dalam hidupku. Aku juga jadi teringat sama tanteku [---Eem Emalia---], novellete yang ku tulis itu (masih dalam bentuk soft copy) mendapat apresiasi positif darinya, semangat dan kesediaannya menjelajahi cerita dalam novelleteku, dan memberikan kesan-kesan unik yang ia dapatkan setelah membacanya serta memberikan saran-saran menarik untuk hujung cerita dalam tulisanku, sontak membuatku hatiku berbunga [hehe], karena jarang sekali ada orang yang bersedia meng-endosement karya seseorang sedalam dan sesetia beliau [thanks for ur edos, my aunt :)].  Aku tinggal mengumpulkan tulisan pelengkap dalam bukuku: kata pengantar penulis, riwayat kepenulisan, surat keterangan keaslian naskah dan beberapa foto bebas, hehe. hatiku berdoa semoga perjalanan dan proses penerbitan hingga pemasarannya lacar serta penuh berkah, aamiin :) Perasaan bahagia tetap bertahan di hatiku kala itu, tanpa menghimpun perasaan angkuh dalam tubuh, akhirnya ku mampu lewati pertemuan gembira bersama penulis-penulis novellete di ruang 23 saat haru. Terimakasih guru atas apresiasi hari itu. :)


Someone Like You
Oleh : Alin You

Sejak si Smily - my lovely notebook - sakit berkepanjangan, akhirnya aku harus rela kembali ke nature alias OL lewat Hape lagi. Hiks! :-&lt berkesahMenyedihkan memang. Habis untuk menyediakan waktu luang ke warnet, fuih, kudu mikir dua kali dulu. Apa sebab? 1st. Untuk mendapatkan izin keluar malam- walau sekadar ke warnet - itu tak mudah, cuy. Kecuali Bokap lagi keluar kota atau menginap di kampung. Ahay, baru deh akyu bebas. 2nd. Nah, ini masalah kondisi fisikku yang entah mengapa sering banget dilanda lelah. Apalagi kalau seharian kerjaanku keliling-keliling Desa dan juga ke kelompok-kelompok tani. Maklum, kerja Penyuluh Pertanian ya... beginilah adanya! :) senang

Well, hari ini ada momen yang membuatku sedikit mewek. Mengapa? Karena di grup penulis sebelah ada event menulis bertemakan "Someone Like You". Ya, kita bisa menulis Puisi, FF, atau pun Cerpen di wall atau dinding grup tsb. Yess, memang event-event seperti inilah yang kini kuikuti. Event yang tak mengharuskanku untuk posting di dokumen grup, tag-mentag, atawa kirim via email. Jadi, aku bisa curi-curi waktu di tengah kesibukanku di tempat kerjaku. ;) mengerlingkan mata

Khusus untuk event ini, entah mengapa aku jadi ingat kamu. Ya, kamu dan orang yang mirip kamu. Kalian berdua begitu dekat denganku. Namun sayang, tak pernah dapat kumiliki. Contohnya kamu. Kini kau pergi setelah meninggalkan jejak mendalam yang tak mudah kuhapus. Bahkan, saat kutulis kisah kita itu, bulir-bulir cairan ini terus saja menemani. Ah, aku benci! Sungguh!

Terus datang dia yang mirip denganmu. Ah, sama saja! Tak ada kejelasan hingga detik ini. Hendak dibawa ke manakah hubungan ini? Capek, sungguh, aku capek. Itu makanya aku enggan mengenal laki-laki lagi. Meskipun suara cerewet Ayah yang menuntutku untuk segera menikah terus berkumandang. Aaarrrgghhh.... X( marah

Ah, mengapa aku jadi curhat begini? Apa ini gara-gara kamu? Atau karena dia? Sudahlah. Lupakan saja. Coz there's no solution, I think.


Kala mata memilih RISOL!
15 Maret 2012

Kali ini bener-bener deh males banget bikin puisi! apapun sekalipun dikasih waktu 1 jam aku gak minat! Aku paling anti ditentang. makanya, aku jadi luntur sama puisi sekarang. Dulu udah cukup dengan matematika. Tadinya master, tiba-tiba karena sakit hati "sedikit" jadi malah merosot ke murid tergoblog diantara para teladan. hemm. kalo bener kejadian itu terulang dalam selera puisi kali ini, berarti aku sudah kehilangan kedua naywaku.

Pagi yang melelahkan. Perut kerucuk tak jelas juntrungan. Yah, ternyata saya lapar. haduh-haduh... Untung adikku sudah pulang, jadi aku bisa tanya dimana si lauk? Ternyata di laci baju! *waduh waduh* -____________-!!"
Ada 3 kotak, isinya sosis-otak2-tempe oreh. Kupilih yang simple dan gurih saja deh, yaitu sosis ayam & otak-otak. Ternyata, disana ada RISOL ROUGUT dalam kantong plastik kecil. "huaaa~~aaa mau itu", rajuk mataku. Tapi apa sih yang bisa kulakukan? Wong makanan itu bukan HAK aku? sama juga seperti pulsa FTS semalam, wong emang bukan HAK aku, ya pasti ga bakal menang.

Kau tau?
Ketika menyuap 3 sendok nasi, semua potongan lauk berubah menjadi risol yang bergoyang!? ASTAGA -______-!!"
Mungkin ini kalinya "derita" serta "efek samping" kala mata memilih RISOL? :p

+ + +

Terbangun tepat jam 3 sore, tiba-tiba aku disodorin sepotong RISOL dengan bentuk lebih cantik namun rasanya hambar. Pertanda apa ya? di satu sisi, keinginan mata terkabul, tapi di sisi lain, aroma lidah jadi melebur bersama kehambaran. Hemm, seharusnya aku tetap bersyukur, bukan terus mengeluh dalam setiap kata. Tapi beginilah aku, mengungkapkan tanpa fikiran tapi hanya bisikan dalam hati yang membludak. Tak fikirkan apa ada yang mau baca atau tidak, sekali aku menciptakan, ya begitulah hasilnya dengan sangat apa adanya.

Teringat pada bedah cerpenku yang ternyata memang aku salah kirim naskah, ada satu kritik "terlalu apa adanya". Aku hanya tersenyum meski agak sakit hati. Dan aku bergumam lirih dalam hati, "karyaku adalah cermin diriku. Beginilah seorang Chyput, bukan penulis yang menggebrak pemb aca, hanya seonggok kurcaci yang menulis untuk hati. Begituj apa adanya sesuai kejadian dan yah, memang bisa dibilang terlalu datar pada sebagian kisah yang kuukir di *.docx"

Percaya atau tidak, akibat RISOL di mataku tadi pagi, aku ketiban rejeki lain hari ini.. Akhirnya aku bisa makan cap cay! Yaaa, meski bukan yang dari restoran China yang legit, sih... Tapi cukuplah bagi lidahku untuk bisa makan dan menelannya. Lidahku sangat sulit menerima makanan. Terlalu pemilih seperti pribadi empunya. Hehehe.

Aku disini mungkin terkesan sangat semerawut dan berang-berangan. Datang semaunya, pergi pun tiba-tiba. Bukan aku tak peduli dengan sesama atau bahkan tak mau berbaur. Tapi aku adalah aku, dengan segala apa adanya aku serta kesendirian yang melingkup aku menjadi pribadi berusia 20 tahun kini. Selalu meniti segala jalan sendirian tanpa dibantu, membuat aku sangat tertutup untuk terlalu bergaul seperti remaja dewasa yang seharusnya. Dan mungkin ini juga yang menjadi faktor penghambat seorang Chput KESULITAN dalam mengolah kata menjadi butir-butir konflik yang merenyuhkan pembacanya. Kalo kata PP Joni "kalimat yang biasa-biasa aja".

Hari ini aku pesimis tingkat dewa! Aku merasa mentok tak punya kemampuan menulis apapun lagi meski hanya sebatas FF/FTS. Mengapa? Aku paling benci kata "kalah" dalam hidup, ketika ambisi tidak tercapai. Aku pula paling sensi dengan "debat" pendapat yang malah beberapa kali terjadi ketika aku bersuara. Hal ini membentuk pola fikirku menjadi semakin sempit dan semakin cuek pada apa yang terjadi di sekitarku. Tak ingin berkomentar lebih jauh setelah ditendang. Memilih diam dan pergi meski dongkol. Ya, memang sangat kekanak-kanakan. Tapi aku terlalu mudah sakit hati apalagi tersinggung dan sampai sekarang masih belum punya OBAT nya kalau penyakit itu KAMBUH. :'(

Tenggorokan jiwa dalam ruh-ku serasa dikekang bila aku tersakiti. Meski aku pernah baca "Wanita yang tidak mudah disakiti adalah seseorang yang pernah tersakiti begitu dalam". Kalimat itu pernah terbukti dalam hidupku akibat seorang pacar di 2009. Memang benar, jadi tidak pernah mudah lagi untuk disakiti pria manapun setelahnya kalau dalam urusan cinta. Namun sayang, kalau urusan keseharian atau pergaulan, saya masih sangat mudah tersakiti hatinya apalagi fikirannya. Mungkin, bila otak tenganh saya aktif, saya akan lebih mampu mengendalikan diri dan juga tau isi hati lawan maupun kawan saya. Sayangnya saya bukan Tuhan. Saya yang saat ini hanya seperti RISOL yang saya makan hari ini. Bentuknya sederhana, mewah mungkin, berisi, tapi sayang rasanya hambar seperti peliknya hidup saya saat ini.

Entah kapan Tuhan akan menjadi ADLU pada saya, khususnya dalam "kemenangan" dan "uang" untuk kebetuhuan saya ini. Kusut dan ruwet yang terasa sekarang, selalu mendorong saya beranggapan bahwa Tuhan memang gak pernah adil sama saya. Selalu saja orang yang berada, mampu, bahkan kaya raya-lah malahan yang membuat saya "kalah". Bukan hanya lomba, tapi keberuntungan dalam game-pun demikian. Kata orang, kita harus terus bermimpi dan berharap. Tapi bagi saya, semakin tinggi mimpi & harapan saya, khususnya dalam LOMBA & KERJA, justru membuat saya semakin jatuh terpuruk. Ada yang bilang di salah satu buku SERI TOKOH DUNIA, bahwa: "Manusia diciptakan lengkap dengan rizkinya, kita ikhtiar untuk menjemput jatah". Kalau itu memang benar, kenapa TUHAN tidak pernah menghargai ikhtiar saya? Beragam macam hal saya coba demi mendapat uang untuk keperluan buku, khususnya. Tapi apa coba? Hanya kegagalan, ditipu email, ditipu dengan kata "menang lottery dll" tapi ujung2nya harus transfer biaya administrasinya dulu baru dikirim uangnya, diminta ngebantu keuangan orang lewat email tapi pengacaranya pasti selalu minta dikirim uang, dan masih banyak lagi?!

Kenapa? Kalau Tuhan memang Maha Adil dan Pemberi Rezeki, berarti seharusnya saya selalu bisa mewujudkan segala keinginan yang saya butuhkan, serta impi dan harapan saya. Nyatanya? NOTHING. Detik ini dalam hati aku bersuara "Aku tunggu keadilanMu untuk hidupku seutuhnya dalam waktu maksimal 2x24 jam, Tuhan Allah!"


Gute Abend.

From the stupid notebook on the bed.